Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Open Seat Haji Laris! 25 Kursi Terisi via Mutasi Embarkasi Surabaya

Open Seat Haji Laris! 25 Kursi Terisi via Mutasi Embarkasi Surabaya
Jemaah haji Kloter 32 asal Embarkasi Surabaya (SUB-32) berpose sambil menunjukkan travel kit berwarna biru yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Intinya Sih
  • Sebanyak 25 kursi kosong haji Embarkasi Surabaya berhasil terisi kembali melalui mekanisme mutasi masuk dari total 50 mutasi keluar hingga 3 Mei 2026.
  • PPIH menegaskan prioritas utama tetap pada kondisi kesehatan jemaah, dengan penundaan keberangkatan bagi yang belum layak terbang dan pengaturan ulang pada kloter berikutnya.
  • Hingga hari ke-13 operasional, sebanyak 16.695 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dengan ketepatan waktu penerbangan mencapai 100 persen tanpa keterlambatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Skema pengisian kursi kosong (open seat) dalam pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya terus dioptimalkan melalui mekanisme mutasi masuk. Hingga hari ke-13 operasional, sebanyak 25 kursi berhasil diisi kembali dari total 50 mutasi keluar.

Data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 3 Mei 2026 mencatat, mutasi keluar terjadi karena berbagai faktor, mulai dari jemaah sakit, hamil, pendamping, penundaan keberangkatan, hingga perpindahan kloter.

Dari total 50 mutasi keluar tersebut, PPIH melakukan penggantian melalui mutasi masuk sebanyak 25 jemaah. Mereka berasal dari daftar cadangan maupun jemaah yang telah memiliki nomor kloter dan dialihkan untuk mengisi kursi kosong.

Dengan skema ini, jumlah kursi kosong berhasil ditekan menjadi 25 seat, sehingga tidak seluruh mutasi keluar berdampak langsung pada kekosongan penerbangan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengatakan mekanisme mutasi menjadi kunci menjaga optimalisasi kapasitas penerbangan. “Pengisian kursi melalui mekanisme mutasi masuk berjalan optimal sehingga dapat menekan jumlah kursi kosong,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Anam menambahkan, prioritas utama tetap pada kondisi jemaah, terutama yang mengalami kendala kesehatan. Jemaah yang belum layak terbang akan ditunda dan diproyeksikan berangkat pada kloter berikutnya setelah dinyatakan siap.

“Kami memastikan jemaah yang mengalami penundaan mendapatkan penanganan maksimal agar bisa diberangkatkan pada kesempatan selanjutnya,” tambahnya.

Secara keseluruhan, operasional pemberangkatan haji Embarkasi Surabaya berjalan lancar. Hingga saat ini, sebanyak 16.695 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau sekitar 38 persen dari total rencana 44.080 orang.

Ketepatan waktu penerbangan juga terjaga, dengan seluruh kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen tanpa keterlambatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More