Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ngebut di Tol, Bus Seruduk Truk: 5 Orang Luka Parah
Kondisi bus yang terlibat laka di Tol Gempol Pasuruan. Dok. PJR Polda Jatim.
  • Kecelakaan bus dan truk terjadi di Tol Gempol–Pasuruan KM 807 arah A pada Minggu pagi, menyebabkan lima penumpang luka berat dan beberapa lainnya luka ringan.
  • Bus bernopol B 7086 VAA dari Tangerang menuju Denpasar menabrak bagian belakang truk DK 8484 VO karena diduga kurang menjaga jarak aman saat berpindah lajur.
  • Insiden menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan kerugian material sekitar Rp50 juta, sementara petugas segera mengevakuasi korban serta mengatur lalu lintas di lokasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pasuruan, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus dan truk terjadi di ruas Tol Gempol - Pasuruan, tepatnya di KM 807 jalur A, Minggu (25/5/2023) pagi. Insiden ini mengakibatkan belasan penumpang mengalami luka, dengan lima orang di antaranya luka berat.

Kanit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim, Sudirman, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.40 WIB dan merupakan tabrakan beruntun dari arah belakang. “Jenis kecelakaan ganda, tabrak belakang antara bus dan truk. Tidak ada korban meninggal dunia, namun terdapat korban luka berat dan ringan,” ujarnya kepada IDN Times.

Kecelakaan melibatkan sebuah bus bernopol B 7086 VAA yang melaju dari Tangerang menuju Denpasar dan truk bernopol DK 8484 VO. Kedua pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan data kepolisian, lima penumpang bus mengalami luka berat, di antaranya patah tulang dan luka serius di bagian kepala. Sementara tujuh penumpang lainnya mengalami luka ringan seperti lecet dan pusing. Sebanyak 19 penumpang dilaporkan selamat tanpa luka.

Sudirman menjelaskan, kecelakaan bermula saat bus melaju dengan kecepatan tinggi di lajur cepat. Saat hendak mendahului kendaraan di depannya dengan berpindah ke lajur kiri, bus justru menabrak bagian belakang truk yang berada di lajur lambat.

“Diduga pengemudi bus kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.

Setelah kejadian, posisi akhir kedua kendaraan berhenti menghadap ke arah timur. Truk berada di lajur lambat, sedangkan bus berhenti di antara lajur cepat dan lambat.

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas sempat tersendat dan hanya satu lajur, yakni bahu dalam, yang dapat dilalui kendaraan. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah.

Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp50 juta, sementara kerusakan sarana jalan tol masih dalam proses penghitungan. Petugas kepolisian langsung melakukan evakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian guna mencegah kemacetan lebih parah.

Editorial Team