Lumajang, IDN Times - Korban longsor di kawasan tambang pasir Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang kembali ditemukan Tim Sar gabungan pada hari kedua pencarian, Rabu (5/6/2024). Korban kedua, Duwi (35) ditemukan meninggal dunia, satu korban lain, Abdul Latif (32) dipastikan selamat.
Longsor Tambang Pasir Lumajang, 2 Korban Ditemukan

1. Duwi ditemukan petugas saat memindahkan material longsor
Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan, Duwi yang merupakan warga Dusun Supit ini ditemukan sekitar pukul 13.10 WIB, sudah dalam kondisi meninggal. Jenazahnya ditemukan setelah tim SAR gabungan memindahkan material longsor yang ada di tepi tebing.
"Korban kami temukan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.
2. Jaraknya tak jauh dari lokasi korban pertama
Lebih lanjut, Hariyadi menambahkan, lokasi penemuan Duwi ini berjarak sekitar 20 meter dari lokasi korban pertama yang ditemukan juga sudah dalam kondisi meninggal, pada Selasa (4/6/2024), atas nama Kusnadi (41) asal dusun Tulungagungan, Desa Pronojiwo.
"Upaya pencarian para korban dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan beberapa metode, mulai penggunaan satwa K9, penggunaan peralatan manual (seperti cangkul dan sekop), hingga penggunaan alat berat berupa excavator," katanya.
3. Korban selamat alami luka ringan, masih cari dua korban sopir truk
Hariyadi melanjutkan, untuk satu orang korban ditemukan selamat, Abdul Latif (32) asal kabupaten Malang sudah dibawa ke Puskesmas Pronojiwo. Dia segera mendapatkan perawatan luka ringan yang dideritanya sebelum dibawa pulang oleh pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya tiga orang korban tersebut, maka tim SAR gabungan masih harus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang korban yang belum ditemukan, yaitu Rohim selaku sopir truk dan Junaidi," katanya.
Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga evakusi para korban, yaitu BPBD kabupaten Lumajang, Kantor SAR Surabaya, Koramil Pronojiwo, Polsek Pronojiwo, Tim K-9, Dalmas dan Inafis Polres Lumajang, BPBD Jatim.
Kemudian Dishub Lumajang, TAGANA Lumajang, LPBI NU, SAR Kanjuruhan, SAR MTA, Laskar Semeru, TRC, Destana Pronojiwo, Forkopinca Pronojiwo, Malang Raya Rescue, Lumajang Rescue, RAPI, dan sejumlah potensi SAR lainnya.