Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lega, Paman Temukan Nama Keponakan Selamat KM Mutiara Sentosa II
Hafid menunjukkan foto keponakannya yang menjadi korban KM Mutiara Sentosa II, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Hafid Ruswandi menemukan nama keponakannya, Restu Andika, dalam daftar korban selamat KM Mutiara Sentosa II di Posko Terpadu Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
  • Restu, seorang sopir dari Banyuwangi, telah dievakuasi dan ditempatkan di hotel oleh perusahaan kapal, namun Hafid belum bertemu langsung dengannya.
  • KM Mutiara Sentosa II rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Sumenep pada 2 Agustus 2026; 234 orang dievakuasi, lima meninggal, dan dua masih dicari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Senyum sumringah terpancar dari wajah Hafid Ruswandi (57) setelah melihat nama keponakannya Restu Andika (33) masuk dalam daftar korban selamat di papan informasi Posko Terpadu Penanganan KM Mutiara Sentosa II di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (3/8/2026).

Beberapa waktu sebelummya, Hafid begitu panik mencari-cari keberadaan keponakannya. Di sudut-sudut, sudut Terminal tak ia temukan batang hidung sang keponakan. Ia kemudian bergegas menuju papan informasi.

Hafid amati dari persatu nama-nama yang tertera dalam papan tersebut. Di bagian bawah papan, ia pun melihat nama sang ponakan ada di antara nama-nama korban selamat.

Keterangan dari petugas di posko, sang ponakan telah berhasil dievakuasi dan kini telah berada di hotel difasilitasi perusahaan kapal untuk istirahat. "Menurut bapak tadi, ada di hotel, berarti kalau ada di hotel, (artinya) sudah selamat," ujar Hafid.

Meski sedikit lebih tenang, Hafid masih belum merasa lega karena belum bertemu dengan sang keponakan. "Agak lega lah katanya sudah selamat, tapi masih belum puas karena belum ketemu," ucapnya.

Hafid sendiri mendengar sang keponakan ada di dalam kapal tersebut setelah mendapat informasi dari perusahaan tempat Restu Andika bekerja di Banyuwangi. Hafid yang tinggal di Surabaya kemudian segera datang mencari kabar keberadaan sang keponakan. "Dia kan sopir, dari Banyuwangi ke Surabaya, naiknya dari sini (Surabaya) ke Makassar," ujar Hafid.

KM Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep pada Ahad, 2 Agustus 2026. Berdasarkan data terbaru Basarnas, sebanyak 234 orang telah dievakuasi, lima orang meninggal dunia, dan dua penumpang masih dalam pencarian.

Editorial Team

Related Article