Sidoarjo, IDN Times - Ledakan di area pabrik pengolahan besi di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo merusak sejumlah rumah warga, Senin (6/4/2026). Kerusakan terjadi akibat adanya material ledakan yang jatuh di rumah warga.
Setidaknya ada tiga rumah warga perumahan Wedoro Regency, RT 4 RW 1, Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo yang terdampak. Jaraknya sekitar satu kilometer dari pabrik.
Salah satu warga yang rumahnya terdampak adalah Nur Holis (61) Ia mengatakan, saat ledakan terjadi dirinya tidak berada di rumah. "Memang ledakan itu sangat keras sekali, seperti bom guru ya, sampai horeg (getar)," ujarnya ditemui di rumahnya.
Tak lama, Nur Holis kemudian mendapat kabar bahwa rumahnya kejatuhan material ledakan. Setelah dicek, benar saja plafonnya jebol.
Dia juga mendapati adanya bongkar besi di dalam rumahnya dengan ukuran 8 kali 15 sentimeter. "Materialnya jatuh di ruang tamu, untungnya rumah lagi kosong," ujar Nur Holis.
Warga lain yang juga rumahnya rusak akibat ledakan adalah Astrid (40). Saat itu Astrid sedang berada di dalam rumah mengerjakan tesis, tiba-tiba ia mendengar dua kali ledakan disertai dengan kilatan cahaya biru.
"Jadi (cahaya) biru dua kali, lep-lep gitu ya, terus habis itu baru ada ledakan, ledakan itu dua kali. Pertama yang sangat keras, yang kedua itu sedikit kayak ledakan kecil gitu, kayak ada ya kayak ada ledakan yang barang yang pecah gitu ya," sebut dia.
Tak lama setelah itu, ia mendengar ada sesuatu yang jatuh dari plafon dapurnya. Setelah dicek ternyata plafon dapur hampir ambrol dan material mmengenai wajan penggorengan.
"Di area dapur itu di plafon kami itu sempat ada yang jatuh kemudian menimpa apa ya apa namanya wajan penggorengan gitu tapi yang di lainnya lebih ke plafonnya jatuh ke bawah gitu ya. Tidak sampai jatuh semuanya, cuman kayak retak dan jatuh gitu," terang dia.
Awalnya Astrid mengira hal itu adalah benda langit atau asteroid jatuh. Terapi, setelah mendapat informasi dari tetangganya, ternyata peristiwa itu merupakan ledakan di sebuah pabrik pengolahan besi.
Ia lantas datang ke pabrik untuk melaporkan rumahnya rusak. "Makanya saya cepat untuk laporan langsung ke ke pabriknya gitu," pungkas Astrid.
