Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lansia di Surabaya Ditemukan Meninggal, Ada Luka Setrum

Lansia di Surabaya Ditemukan Meninggal, Ada Luka Setrum
Ilustrasi meninggal (dok.ajjn net)
Intinya Sih
  • Seorang lansia berinisial W (69) ditemukan tewas telanjang di rumahnya di Jalan Candi Lontar, Surabaya, dengan luka bakar kecil di pergelangan tangan dan wajah menghitam.
  • Keluarga korban menemukan beberapa barang hilang seperti handphone dan dompet, serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena dianggap tidak wajar.
  • Polisi dari Polsek Lakarsantri bersama Inafis Polrestabes Surabaya telah melakukan visum di RS Bhayangkara dan masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Seorang lansia berinisal W (69) diketemukan tewas dalam kondisi telanjang dengan tubuh ditemukan luka setrum, Selasa (23/6/2026) sore. W ditemukan tewas di ruang lorong tamu rumahnya yang berada di Jalan Candi Lontar GG.3, Lakarsantri Surabaya.

Keponakan korban Nia mengatakan, W ditemukan oleh anak pertamanya A (40). Saat itu A sedang pulang kerja kaget melihat pagar besi rumahnya tidak terkunci dan pintunya terbuka.

"Mbak Anik kaget kondisi pagar besi tidak terkunci dan pintu rumah terbuka sedikit," ungkap dia.

Masuk ke dalam rumah, A terkejut melihat ibunya tergeletak tanpa busana dengan keadaan tungkulap. A kemudian mencek ibunya yang ternyata sudah tidak bernyawa.

"Kaget melihat ibunya tidak mengunakan pakaian dalam keadaan tengkurap dan sudah tak bernyawa, sehingga meminta tolong para tetangga," ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Saat ditemukan, terdapat adanya luka bakar kecil pergelangan tangan korban dan muka menghitam.

"Kata kedua putrinya, ibunya meninggal tidak wajar, ada luka di pergelangan tangga seperti luka bakar karena tersengat listrik dan mukanya menghitam," ungkap Nia.

Tak hanya itu, anak korban mendapati ada barang yang hilang, yakni handphone dan dompet korban "Sudah dicari ke kamar budeh (korban) tidak ada," tutur Nia

Selama ini, korban tinggal bersama kedua putri dan cucunya. Sehari-hari, korban hanya mengasuh anak dari putri keduanya. Sementara dua anaknya bekerja.

"Biasanya di rumah sang korban atau budeh saya tidak pernah sendiri, tapi kenapa waktu itu kok cucunya atau anaknya tidak di rumah, keluarga jadi curiga," jelasnya.

Setelah W ditemukan meninggal dalam kondisi tidak wajar, petugas kepolisian dari Polsek Lakarsantri dan Inafis Polrestabes Surabaya pun datang membawa korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Korban telah dikembalikan ke keluarga dan dimakamkan pada Rabu (24/6/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri IPTU Aris Nuriyanto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi sedang menyelidiki apa penyebab tewasnya korban, termasuk apakah ada unsur tindak pidana di dalamnya.

"Korban sudah kami lakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Kasus ini masih kita selidiki siapa pelaku dugaan pembunuhan kepada korban," ujar Iptu Aris.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More