Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Hanura di Tol Ngawi

1. Kronologi kecelakaan

Disampaikan Kanit PJR 6 Ditlantas Polda Jatim, Iptu M. Saifudin, jika kecelakaan bermula dari Bus Efa yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya. Sekitar pukul 20.00 WIB, di KM 554.600A, tepatnya di lajur lambat, sopir bus berusaha mendahului truk di depannya.
"Namun, karena kurang antisipasi, sopir menabrak median jalan lalu terguling dan terseret hingga menghantam guardrail. Bus kemudian berhenti menutup jalan tol, baik jalur lambat maupun jalur cepat," katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, lanjutnya, sopir bus bernama Catur Pancoro (47) meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. Dua penumpang lainnya, Hadi Umar F (21) dan Aditya Sapulete (38), juga meninggal dunia di lokasi kejadian.
2. Dugaan penyebab kecelakaan

Sementara itu sebanyak 16 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan luka berat dirawat dua rumah sakit berbeda. Di RSUD Sragen Jawa Tengah dan RSUD Widodo Ngawi.
"Dugaan sementara kecelakaan akibat kurangnya antisipasi dari sopir bus saat mendahului kendaraan lain," terangnya.
Petugas dari PJR 6 Ditlantas Polda Jawa Timur telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut.
3. Rombongan usai ikuti kegiatan partai Hanura di Jakarta

Bus tersebut mengangkut sebanyak 19 orang rombongan anggota partai Hanura Jawa Timur. Mereka baru saja mengikuti kegiatan partai di Jakarta.
Pada saat pulang ke Jawa Timur alami kecelakaan tunggal di KM 554.600A tepatnya di lajur lambat, sopir bus berniat mendahului truk di depannya.
"Nahas bus menabrak median jalan lalu terguling dan terseret sampai menghantam pembatas jalan atau guardrail," imbuhnya.
Bus pun menutup ruas jalan tol, sopir bus tewas saat jalani perawatan di rumah sakit. Sementara dua orang penumpang tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP M. Sapari, menuturkan, korban yang luka ringan masih dalam perawatan di RSUD Sragen.
"Sedangkan korban korban meninggal dunia di RSUD Widodo Ngawi," pungkasnya.
















