Tulungagung, IDN Times - Sejumlah ruangan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung disegel KPK. Penyegelan ini dilakukan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Sebanyak 12 orang terdiri dari 11 pejabat, staf dan satu orang anggota DPRD Tulungagung juga diamankan KPK dalam kasus ini. Mereka telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
KPK Segel Sejumlah Ruang di Dinas PUPR Tulungagung

1. Video kondisi ruang yang disegel KPK viral di media sosial
Sebuah video berdurasi 37 detik yang merekam suasana ruangan di lantai dua Kantor Dinas PUPR yang disegel KPK viral di media sosial. Dalam video tersebut terpasang segel warna merah bertuliskan "dalam pengawasan KPK" di beberapa pintu ruangan. Diantaranya ruang bidang sumber daya air, bina marga, staf administrasi bina marga serta ruang kepala Dinas PUPR. Pada segel merah juga terdapat tulisan menggunakan spidol warna hitam berbunyi "dilarang merusak segel ini tanpa seizin penyelidik KPK.
2. Petugas benarkan adanya ruang yang disegel KPK
Salah seorang penjaga kantor Dinas PUPR yang enggan disebut namanya membenarkan adanya penyegelan dari KPK ini. Dalam video yang beredar pada segel merah juga terdapat tulisan menggunakan spidol warna hitam berbunyi "dilarang merusak segel ini tanpa seizin penyelidik KPK".
"Iya, ada yang disegel di dalam," ungkapnya, Sabtu (11/4/2026).
3. Ruangan di rumah dinas Bupati juga disegel
Selain empat ruang di gedung dinas PUPR, KPK dikabarkan juga melakukan penyegelan ruangan di rumah dinas Bupati Tulungagung yang berada di kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Akses menuju rumah dinas saat ini ditutup rapat mulai dari pintu gerbang dengan penjagaan Satpol PP setempat.