Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KPK Mintai Keterangan Empat Orang Saat Geledah Kantor KONI Jatim

KPK Mintai Keterangan Empat Orang Saat Geledah Kantor KONI Jatim
Penggeledahan KPK di kantor KONI Jatim di Surabaya. IDN Times/Khusnul Hasana
Share Article

Surabaya, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memintai keterangan empat orang saat menggeledah kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Selasa (15/4/2025). Hal tersebut diungkap Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil. 

Nabil menyebut, empat orang yang diperiksa itu yakni bendahara, sekertaris dan dua orang staf. Mereka diperiksa untuk mengkonfirmasi mengenai berkas-berkas yang dibawa oleh KPK. "(Yang diperiksa) Sekretaris, Bendahara dan dua staf lagi. Empat totalnya," ujar Nabil ditemui di Kantor KONI Jatim, Selasa (15/4/2025).

Nabil menyebut, dalam penggeledahan tersebut KPK membawa sejumlah barang bukti berupa berkas dokumen dari tahun 2017-2022. "Beberapa dokumen-dokumen yang dibawa, mulai tahun 2017 sampai 2022. Kemudian sebagian masuk pada periode saya, 2022 itu ada beberapa dokumen tapi itu yang paling banyak dokumen-dokumen kita yang berjalan tahun 2017 sampai 2022 awal," tuturnya.

Berkas-berkas yang dibawa itu seperti Surat Keputusan (SK) saat massa COVID-19, SK Keputusan penggunaan uang, SK pengurus dan SK permohonan dana hibah untuk PON Papua 2021. "Berkas yang dibawa SK keputusan waktu Covid, SK keputusan waktu penggunaan uang, SK pengurus kemudian, waktu permohonan dana hibah untuk PON Papua tahun 2021. Berarti permohonannya itu tahun 2020," sebut dia.

Selain itu, penyidik juga memeriksa handphone milik staf KONI dan memindai berkas melalui flashdisk. Hal itu untuk melengkapi data pemeriksaan KPK. "HP (diperiksa), kemudian ada beberapa flashdisk yang memang diperlukan untuk mengkonfirmasi atau menindaklajuti data-data yang ada berdasarkan apa yang dibawa, lewat hard copy tadi itu saja mengkonfirmasi," sebut Nabil.

Sebelumnya, Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) diduga digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (15/4/2025). Kegiatan tersebut menyusul penggeledahan di rumah anggota DPD RI La Nyalla pada Senin (15/4/2025).

Pantauan IDN Times di lapangan, terlihat sejumlah petugas tengah berjaga di halaman KONI. Mereka ada yang menggunakan seragam polisi ada pula yang tidak. Petugas yang berjaga tersebut meminta awak media yang mengambil gambar untuk meminta keluar dari area KONI dan menunggu di luar. "Silahkan tunggu di luar," kata petugas tersebut.

Salah satu petugas keamanan KONI menyebut bahwa petugas yang diduga dari KPK datang sekitar pukul 09.00 WIB. Setidaknya ada sebanyak tujuh mobil yang datang ke lokasi tersebut.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

13 Demonstran #IndonesiaSekarat Dibebaskan, Tapi Wajib Lapor

28 Jun 2026, 20:32 WIBNews