Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemarau, Tanaman Cabai Berumur 3 Bulan Mati

Kemarau, Tanaman Cabai Berumur 3 Bulan Mati
IDN Times/ Imron
Share Article

Lamongan, IDN Times- Musim kemarau yang sudah memasuki bulan ketiga, membuat sejumlah petani cabai di Desa Gampang Sejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, dihantui kecemasan. 

Pasalnya, tanaman cabai rawit yang sudah berusia 3 bulan lebih banyak yang layu dan mati. Akibatnya, sejumlah petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. "Banyak yang mati mas karena musim kemarau yang sudah terjadi selama tiga bulan terakhir ini," kata salah satu petani Atun (55), Jumat (16/8), kepada IDN Times di lokasi.

1. Para petani hanya bisa pasrah

IDN Times/ Imron
IDN Times/ Imron

Padahal, tanaman cabai rawit itu sudah dirawat semaksimal. Kini, sejumlah petani setempat hanya bisa pasrah dengan kondisi cuaca panas yang terjadi. "Ya sudah kita sirami, berulang-ulang. Bahkan setelah kita siram, kita berikan kotoran sapi supaya bisa bertahan hidup," kata Atun.

2. Air di telaga buatan juga sudah mulai menipis

IDN Times/ Imron
IDN Times/ Imron

Atun menjelaskan, ketersediaan air untuk penyiraman juga menipis. Petani setempat pada musim penghujan membuat sebuah danau buatan yang bisa menampung air hujan. "Ada mas air kita ambil dari telaga, tapi kalau melihat cuaca seperti ini terus air tersebut juga lama-lama akan habis untuk keperluan penyiraman," ujarnya.

3. Petani lebih memilih sawah mereka gersang

IDN Times/ Imron
IDN Times/ Imron

Kemarau panjang yang terjadi saat ini juga membuat sebagian petani di desa setempat juga membiarkan sawah mereka tidak ditanami apa-apa. Petani lebih memilih membiarkan sawah mereka gersang daripada ditanami padi namun merugi. "Kalau sawah milik petani lainnya tidak ada yang ditanami, mas karena kesulitan air. Ini saja untung-untungan masih ada sedikit air di telaga buatan saya," ucapnya.

4. Harga cabai di Lamongan masih melambung tinggi

IDN Times/ Imron
IDN Times/ Imron

Kemarau yang terjadi saat ini juga berdampak pada melambungnya harga jual cabai. Di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lamongan, cabai rawit per kilogramnya mencapai Rp90-125 ribu. Sedangkan, harga cabai normal sebelum kemarau berkisar Rp25-30 ribu per kilogram.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Malam 1 Suro, Akses Masuk Kota Surabaya Disekat Polisi

14 Jun 2026, 17:41 WIBNews