Kebakaran TPA Benowo Padam, Api Lahap 900 Meter Gunungan Sampah

Kebakaran di TPA Benowo Surabaya berhasil dipadamkan pada Minggu malam setelah lima jam upaya pemadaman oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya.
Api melahap sekitar 900 meter gunungan sampah, dengan delapan mobil damkar, 15 tangki DLH, dan tujuh bego dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Penyebab kebakaran belum diketahui dan tidak ada korban jiwa; petugas diminta segera melapor jika muncul asap agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Surabaya, IDN Times - Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo Surabaya telah padam, Minggu (19/7/2026) malam. Hingga kini, belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini memastikan saat ini api sudah padam. Pihaknya membutuhkan waktu lima jam untuk menaklukkan 'si jago merah' di tumpukan sampah.
"Sudah padam tadi malam, api pokok padam pukul 21.05, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 23.58 WIB, Insyaallah sekarang sudah kondusif" ujar Rini.
Rini menyebut, api membakar sekitar 900 meter gundukan sampah. Dalam proses pemadamannya, damkar telah menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dibantu 15 unit tangki DLH, serta 7 bego untuk memadamkan kobaran api.
"(Kobaran api) Kita urai dengan (bantuan) bego terus kita semprot," ungkap," jelas dia.
Sejauh ini, Rini belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran terjadi. "Kalau penyebab kita belum tahu ya, korban nihil," terang dia.
Usai peristiwa ini, pihaknya telah meminta petugas di TPA untuk segera melapor bila di gunungan sampah terlihat asap agar segera melapor ke damkar. Damkar akan secepat mungkin tiba di TPA Benowo.
"Kan mesti kelihatan asap dulu, begitu ada asap, ada laporan ya kita berangkat, kalau kita standby terus ya mobil kita juga untuk kedaruratan yang lain," pungkas dia.















