Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kades Ungkap Nasib Remaja Sidoarjo Bugil saat Terima Ojol

Kades Ungkap Nasib Remaja Sidoarjo Bugil saat Terima Ojol
ilustrasi gangguan kejiwaan (unsplash.com/Ehimetalor Akhere Unuabona)
Intinya Sih
  • Pemerintah Desa Dukuhtengah memastikan remaja 18 tahun yang viral karena menerima pesanan ojol tanpa busana tidak ditahan dan akan mendapat pendampingan dari berbagai pihak.
  • Kepala Desa Chusnul Arofiq menyebut koordinasi dengan Puskesmas menjadi langkah awal penanganan, sesuai arahan kepolisian untuk membantu pemulihan perilaku remaja tersebut.
  • Pendampingan dilakukan terpadu oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan guna pembinaan serta pemeriksaan kondisi remaja agar kejadian serupa tidak terulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sidoarjo, IDN Times - Pemerintah Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, memastikan remaja berusia 18 tahun yang viral usai menerima pesanan ojek online tanpa mengenakan busana tidak ditahan kepolisian. Pihaknya akan mendampingi bersama kepolisian, TNI, dan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi remaja tersebut.

Kepala Desa Dukuhtengah, Chusnul Arofiq mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Puskesmas sebagai langkah awal penanganan setelah mendapat arahan dari kepolisian.

"Nah, sesuai arahan dari Pak Kapolsek tadi, paling nanti kita awali dengan koordinasi dengan Puskesmas atau pihak desa untuk mengawal anak ini, biar anak ini nanti sembuh dengan kelakuan-kelakuannya yang aneh-aneh saat ini," kata Chusnul, Minggu (19/7/2026).

Pemerintah desa, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga memastikan remaja tersebut mendapatkan pendampingan yang diperlukan agar perilaku serupa tidak kembali terulang.

Chusnul menegaskan, pendampingan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tenaga kesehatan sesuai arahan Kapolres Sidoarjo.

"Paling nanti utamanya dari Puskesmas seperti apa penanganannya, nanti kami akan mengawal bersama-sama anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas sesuai arahan Bapak Kapolres," katanya.

Sebelumnya, video seorang remaja tanpa busana yang menerima pesanan ojek online di Desa Dukuhtengah viral di media sosial. Polisi telah memanggil remaja tersebut bersama orang tuanya ke balai desa untuk dimintai keterangan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan aksi serupa diduga bukan kali pertama dilakukan. Polisi bersama pemerintah desa kini mengedepankan pendekatan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan guna mengetahui kondisi remaja tersebut sekaligus mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Timur

See More