Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemadaman Bergilir, 7 Traffic Light di Surabaya Mati

Pemadaman Bergilir, 7 Traffic Light di Surabaya Mati
Traffic light di Surabaya yang mati. (IDN Times/Khusnul Hasana)
Intinya Sih
  • Tujuh titik lampu lalu lintas di Surabaya padam akibat pemadaman bergilir dari PLN, terjadi serentak sekitar pukul 11.00 WIB.
  • Dishub Surabaya memasang genset di tiga lokasi karena keterbatasan alat dan personel, sementara empat titik lainnya masih padam.
  • PLN Jawa Timur menjelaskan pemadaman dilakukan untuk manajemen beban dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 7 titik lampu merah atau traffic light di Kota Surabaya mati, Jumat (19/6/2026). Hal ini karena imbas adanya pemadaman bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negera (PLN).

Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya Abi Dwi Septianto mengatakan, Abi menyebut, pemadam ini sudah ada pemberiantahun terlebih dahulu dari PLN. Tetapi, PLN tak memberi tahu titik mana saja yang padam.

"Yang sudah menghubungi dari PLN Surabaya Utara saja. Kita share data simpang Dishub yang ada di Surabaya Utara kepada PLN Surabaya Utara," jelasnya.

Tujuh Traffic light yang padam itu di ID 126 Balongsari - Tandes T30, ID 15 Pucang Anom - Pucang Anom Timur (TL padam) tim cctv, ID 6 Diponegoro - Kartini patroli traffic.

Kemudian, ID 11 Bubutan - Tembaan (TL padam), ID 46 Merr - kampus C (TL padam), ID 124 Menganti - Driyorejo (TL padam) dan ID 125 Lakarsantri - Made (TL padam).

Tujuh titik traffic light itu padam secara bersamaan sejam pukul 11.00 WIB. Dishub telah memasang genset agar traffic light tetap menyala.

"Tiga yang bisa kita genset, karena keterbatasan personel dan genset. Padamnya bersamaan jadi kewalahan," ujar Abi.

Selain traffic light, pemadamam juga terjadi di perkantoran. Mulai dari di kawasan Jalan Upa Jiwa, Ngagel. "Tdak ada kepastian dari PLN berapa lama durasi gangguannya," jelas dia

Sementara itu, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Dana Puspita Sari mengatakan, pihaknya tengah melakukan memanajemen beban. Pihaknya pun memohon maaf kepada seluruh masyarakat Surabaya atas ketidaknyamanan ini.

"Izin kami masih melakukan manajemen beban pagi ini. Mohon maaf atas ketidaknyamannya," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More