Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Identitas Pasien Meninggal dalam Kebakaran RSUD Dr Soetomo Terungkap

Identitas Pasien Meninggal dalam Kebakaran RSUD Dr Soetomo Terungkap
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya Sih
  • Seorang pasien bernama Sutaji (46) asal Blora meninggal dunia akibat kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat pagi, 15 Mei 2026.
  • Kebakaran bermula dari korsleting listrik di ruang farmasi lantai 5 dan menyebabkan asap tebal menyebar hingga ke lantai atas, termasuk ruang ICU tempat pasien dirawat intensif.
  • DPKP Surabaya mengerahkan 13 unit tempur dan lima unit rescue untuk memadamkan api serta mengevakuasi total 37 pasien; situasi dinyatakan kondusif sekitar pukul 09.58 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Identitas pasien yang meninggal dunia saat kebakaran Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Sutaji (46), pasien asal Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sutaji menjadi satu dari sembilan pasien yang dirawat di lantai 6 gedung PPJT saat kebakaran terjadi pada Jumat (15/5/2026) pagi. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis IGD RSUD Dr. Soetomo usai proses evakuasi berlangsung.

Ketua Tim Kerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Trianjaya mengatakan titik kebakaran berada di ruang farmasi lantai 5 gedung PPJT. Api diduga berasal dari korsleting listrik kabel lemari es farmasi.

"Titik api ditemukan di lantai 5 ruang farmasi,” ujarnya dalam laporan resmi DPKP Surabaya.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 06.33 WIB. Tim Damkar langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 06.38 WIB. “Unit Tempur Pos Menur tiba di TKK langsung melakukan pemadaman,” kata Trianjaya.

Meski area yang terbakar hanya sekitar 4 x 3 meter, asap tebal cepat memenuhi gedung hingga merambat ke lantai atas, termasuk ruang ICU di lantai 6 tempat sejumlah pasien dirawat intensif.

DPKP Surabaya kemudian melakukan evakuasi terhadap pasien-pasien yang berada di lantai atas gedung. Petugas bahkan harus memecahkan sejumlah kaca dan menggunakan blower untuk mengeluarkan asap dari dalam bangunan.

"DPKP melakukan evakuasi korban dan pasien ICU di lantai 6,” ungkapnya.

Dalam penanganan kebakaran ini, DPKP Surabaya menerjunkan total 13 unit tempur dan lima unit rescue. Unit tangga atau bronto skylift juga digunakan untuk menjangkau lantai atas gedung dari sisi luar.

Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 07.35 WIB. Sementara proses pembasahan dan pendinginan selesai sekitar pukul 09.58 WIB hingga situasi dinyatakan kondusif.

Berdasarkan data DPKP Surabaya, total terdapat 37 pasien yang berada di Gedung PPJT saat kebakaran terjadi. Sebagian besar pasien berada di lantai 3 dan lantai 6 yang terdampak asap pekat dari lantai kebakaran.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More