Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh Mayat Mengambang di Bengawan Madiun
Evakuasi jasad mengambang. Dok. Polsek Ngawi.
  • Warga Desa Karangasri, Ngawi, digegerkan penemuan mayat pria mengambang di tepi Sungai Bengawan Madiun pada Senin pagi, 25 Mei 2026.
  • Korban bernama Budi Harto (64) asal Desa Beran, Ngawi, ditemukan mengenakan kaos biru dan celana pendek dengan identitas KTP di saku celananya.
  • Polisi bersama BPBD dan Damkar mengevakuasi jasad korban lalu membawanya ke RSUD dr Soeroto untuk visum guna menyelidiki penyebab kematian yang masih didalami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngawi, IDN Times - Suasana pagi di tepian Sungai Bengawan Madiun, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, mendadak geger setelah warga menemukan sesosok mayat pria mengambang di pinggir sungai, Senin (25/5/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak memancing ikan di lokasi tersebut. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap di tepi sungai dengan mengenakan kaos biru dan celana pendek.

Penemuan mayat itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Dalam waktu singkat, lokasi dipenuhi warga yang penasaran melihat proses evakuasi korban.

Warga yang pertama kali menemukan jasad korban, Sadiyanto, mengaku awalnya mengira benda mengambang itu hanya sampah atau kayu hanyut. Namun setelah didekati, ia terkejut mengetahui benda tersebut adalah tubuh manusia. “Saya mau memancing, terus melihat ada orang mengambang. Saya coba mendekatkan ke pinggir pakai pancing tapi tidak berhasil, akhirnya saya lapor polisi,” ujarnya.

Petugas dari kepolisian, BPBD, dan Damkar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Evakuasi berlangsung cukup dramatis karena kondisi tepian sungai yang licin dan berlumpur.

Dengan menggunakan tali, petugas perlahan menarik tubuh korban ke sisi sungai yang lebih aman agar bisa dievakuasi. Sejumlah warga tampak menyaksikan proses tersebut dari kejauhan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku celana korban. Korban diketahui bernama Budi Harto (64), warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Kapolsek Ngawi, AKP Jais Bintoro mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. “Kami menerima laporan dari warga lalu mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban. Identitas korban diketahui dari KTP yang ditemukan. Untuk penyebab kematian masih dalam pendalaman,” ujarnya.

Dugaan sementara, korban terpeleset lalu hanyut di aliran Sungai Bengawan Madiun. Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto guna menjalani visum.

Editorial Team

Related Article