Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eks Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar Mengaku Dicekal Saudi
Mantan Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar saat pengajian. Foto akun Instagram @ngaosabah.
  • KH Marzuqi Mustamar mengaku batal umrah setelah otoritas Arab Saudi melarangnya masuk saat ia hendak menaiki pesawat.

  • Menurutnya, KJRI Riyadh telah beberapa kali melobi pihak keamanan Saudi, tetapi belum berhasil memperoleh izin masuk.

  • Marzuqi menduga faktor keamanan atau permintaan pihak tertentu, tanpa bukti; alasan resmi larangan dari otoritas Saudi belum terungkap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kini

Alasan resmi otoritas Arab Saudi atas larangan masuk terhadap KH Marzuqi Mustamar belum dapat dipastikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KH Marzuqi Mustamar mengaku batal berangkat umrah setelah diberi tahu bahwa ia tidak diperbolehkan masuk Arab Saudi ketika hendak menaiki pesawat.
  • Who?
    KH Marzuqi Mustamar, mantan Ketua PWNU Jawa Timur dan pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, serta otoritas Arab Saudi dan KJRI Riyadh terlibat dalam situasi ini.
  • Where?
    Larangan masuk ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi. KJRI Riyadh disebut telah melakukan lobi kepada pihak keamanan Arab Saudi.
  • When?
    Larangan disampaikan saat KH Marzuqi sudah berada pada tahap akhir keberangkatan dan hendak masuk ke pesawat. Tanggal kejadian per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Alasan resmi penolakan masuk Arab Saudi hingga saat ini belum ada kepastian. KH Marzuqi menduga kemungkinan berkaitan dengan faktor keamanan atau permintaan pihak yang tidak menyukainya.
  • How?
    KH Marzuqi dipanggil sebelum naik pesawat lalu diberi tahu tidak boleh masuk Saudi. Lobi KJRI Riyadh kepada pihak keamanan Saudi disebut belum menghasilkan izin masuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kiai Marzuqi Mustamar tidak jadi pergi umrah ke Arab Saudi. Saat mau naik pesawat, ia dipanggil dan dilarang masuk Saudi. KJRI di Riyadh sudah mencoba membantu, tapi belum berhasil. Alasan resmi belum jelas. Sekarang Kiai Marzuqi tetap mengajar anak-anak pesantren di Malang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski perjalanan umrahnya tertunda akibat larangan masuk yang belum dijelaskan secara resmi, Kiai Marzuqi Mustamar memilih tetap melanjutkan perannya mengajar para santri di pesantren. Sikap ini menampilkan keteguhan dalam memaknai pengabdian, dengan menempatkan kegiatan mendidik sebagai amal bernilai dan sarana memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuqi Mustamar mengaku batal berangkat umrah setelah mendapat larangan masuk Arab Saudi saat hendak menaiki pesawat. Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Malang, itu menyebut upaya lobi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Riyadh belum berhasil mengubah keputusan otoritas Saudi.

Pengalaman tersebut disampaikan Kiai Marzuqi melalui akun Instagram pribadinya, @ngaos_abah. Dalam keterangannya, ia mengaku sudah berada di tahap akhir sebelum keberangkatan ketika tiba-tiba dipanggil dan diberi tahu tidak diperbolehkan masuk ke Arab Saudi.

“Saya gak jadi umrah karena sudah mau masuk pesawat, tahu-tahu dipanggil, nggak boleh masuk Saudi. Yang buat pernyataan gak boleh masuk Saudi, Saudi sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan KJRI Riyadh telah beberapa kali berupaya melakukan lobi kepada pihak keamanan Arab Saudi. Namun, menurut penuturannya, upaya tersebut belum membuahkan izin masuk.

Kiai Marzuqi menduga larangan itu bisa berkaitan dengan faktor keamanan. Ia juga membuka kemungkinan adanya pihak yang tidak menyukainya dan meminta otoritas Saudi agar dirinya tidak diizinkan masuk.

“Ada kemungkinan faktor keamanan, ada kemungkinan ada orang yang kurang suka saya, memberi masukan, memberi request ke pihak sana, supaya fulan-fulan gak boleh masuk Saudi,” katanya.

Meski demikian, Kiai Marzuqi tidak menyampaikan bukti mengenai dugaan keterlibatan pihak tertentu. Alasan resmi di balik larangan masuk yang dialaminya juga belum terungkap secara terperinci dalam pernyataan tersebut.

Batalnya keberangkatan umrah itu, lanjut Kiai Marzuqi, tidak membuatnya berhenti menjalankan aktivitas mengajar para santri di pesantren. Ia menyebut kesempatan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW tidak hanya berkaitan dengan perjalanan ke Tanah Suci.

“Ya tidak apa-apa, untuk mendapatkan syafaatnya Nabi di mana-mana, ngulang sampean (ngajari kalian para santri), ya gak kalah besar pahalanya,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Kiai Marzuqi turut menyinggung soal kekuasaan yang menurutnya tidak akan berlangsung selamanya. “Dan kalau kebetulan orang-orang ini lagi berkuasa, suatu saat kekuasaannya juga hilang. Gak akan selamanya,” ucapnya.

Hingga kini, alasan resmi otoritas Arab Saudi terkait larangan masuk terhadap Kiai Marzuqi belum dapat dipastikan berdasarkan pernyataan yang disampaikan tersebut. Dugaan adanya pihak yang meminta agar dirinya ditolak masuk Saudi juga masih sebatas kemungkinan yang disampaikan Kiai Marzuqi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article