Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Duh, 10 Bocah di Surabaya Kepergok Sedang Mabuk Lem

Kota Surabaya
Duh, 10 Bocah di Surabaya Kepergok Sedang Mabuk Lem
theguardian.com
Share Article

Surabaya, IDN Times - Cara lama untuk "ngefly" dengan biaya rendah rupanya masih digunakan oleh para pemuda di Kutisari ini. 10 pemuda-pemudi di bawah usia 18 tahun kedapatan sedang mabuk menggunakan lem pada Minggu (11/11) malam.

  1. 1. Meresahkan warga

    Dok. IDN Times/Istimewa
    Dok. IDN Times/Istimewa

    Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, AKP Puguh Sudaryono, mengatakan penemuan tersebut bermula saat polisi sedang melakukan patroli rutin. Tiba-tiba, seorang ibu memanggil aparat dan mengadukan keresahannya atas gerombolan pemuda mabuk.

    "Kami samperin ternyata benar ada yang mabuk. Ada 10 orang di Balai RT kalau gak salah. Mereka sering di situ memang dan meresahkan," ujar Puguh saat dihubungi IDN Times, Senin (12/11).

  2. 2. Masih berstatus pelajar

    unsplash.com
    unsplash.com

    Puguh melanjutkan, anak-anak yang terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan ini ditemukan setengah sadar. Dua perempuan yang masuk dalam gerombolan ini bahkan masih berusia 14 tahun.

    "Mereka rata-rata masih pelajar SD-SMP. Hanya ada satu yang usianya sudah 18 tahun. Bukan warga sana, ada yang dari Semolowaru juga," lanjut Puguh.

  3. 3. Anak-anak tersebut hanya diberi pembinaan

    Dok. IDN Times/Istimewa
    Dok. IDN Times/Istimewa

    Setelah diperiksa, polisi menemukan sisa-sisa lem serbaguna berwarna kuning. Lem ini lah yang diakui menjadi bahan untuk mabuk. Mereka pun akhirnya digelandang ke Mapolsek Tenggilis Mejoyo untuk dimintai keterangan dan diberi pembinaan.

    "Tidak kami tahan. Cuma dimintai keterangan dan kita panggil orang tuanya biar dijemput. Awalnya orang tuanya gak percaya tapi saya suruh tanya sendiri. Orang tuanya juga kami beri pembinaan," tutup Puguh.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More