Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dua Pemuda Malang Tabrak Pembatas Jalan, Tewas Hanyut di Sungai
Ilustrasi tenggelam. (IDN Times/Agung Sedana)

Malang, IDN Times - Nasib nahas dialami oleh Alfin Dika Putra Johana (20) dan Ahmat Koirul Anam (22) warga Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Keduanya ditemukan tewas hanyut di sungai perbatasan Desa Wringinano, Kecamatan Poncokusumo dan Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang.

1. Kejadian berawal dari kecelakaan mobil

Ilustrasi Kecelakaan Mobil. (IDN Times/Aditya Pratama)

Kapolsek Poncokusumo, AKP Subijanto menceritakan jika kejadian bermula pada Sabtu (28/12/2024) puku 02.00 WIB orang tua Alfin, Somari, mendapatkan kabar kalau anaknya mengalami kecelakaan di pembatas jalan Desa Wringinanom saat mengendarai kendaraan mobil Jeep. Kemudian pada pukul 04.30 WIB, Somari menyuruh Mulyono untuk mengecek lokasi keberadaan kendaraan tersebut.

"Kemudian dari hasil pengecekan, didapati kendaraan Jeep tersebut memang menabrak pagar pembatas jalan, lampu kendaraan menyala dan didalam kendaraan tersebut tidak ada orangnya. Setelah itu keluarga korban mencari keberadaan korban Alfin di rumah teman-temannya namun tidak diketemukan," terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (30/12/2024).

Karena tidak ditemukan, orang tua Alfin kemudian mencari keberadaan anaknya salah satunya dengan menyisir sungai. Karena diduga korban jatuh ke sungai dan hanyut karena terseret arus yang deras.

2. Alfin ditemukan tewas hanyut pada Minggu pagi

Evakuasi jenazah yang hanyut di aliran sungai pembatasan Desa Wringinano, Kecamatan Poncokusumo dan Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang. (Dok. Polsek Poncokusumo)

Alfin akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu (29/12/2024) pukul 09.00 WIB oleh warga. Sayangnya ia ditemukan dalam keadaan tewas di sungai yang jadi pemisah Desa Wringinanom dan Desa Duwet Krajan.

"Korban ditemukan di bawah jembatan dalam keadaan meninggal dunia. Setelah itu Petugas Polsek Poncokusumo bersama unit Reskrim Polres Malang dibantu warga  melakukan evakuasi korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan visum et revertum," jelasnya.

3. Korban Ahmat ditemukan pada Minggu siang

Evakuasi jenazah yang hanyut di aliran sungai pembatasan Desa Wringinano, Kecamatan Poncokusumo dan Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang. (Dok. Polsek Poncokusumo)

Sementara Ahmat akhirnya juga berhasil ditemukan pada Minggu siang pukul 13.30 WIB. Ia juga ditemukan di aliran sungai yang sama, tapi ia ditemukan berjarak 200 meter dari lokasi Alfin ditemukan.

"Anggota Polsek Poncokusumo dan unit Reskrim Polres Malang melakukan evakuasi dan olah TKP di lokasi kejadian penemuan mayat tersebut, selanjutnya korban kedua atas nama Ahmat dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar guna dilakukan visum et revertum," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article