Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dua Anggota Polisi Jatim Gugur Saat Mengamankan Pemilu 2019

Kota Surabaya
Dua Anggota Polisi Jatim Gugur Saat Mengamankan Pemilu 2019
Dok.IDN Times/Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Dalam gelaran pemilihan umum (Pemilu) 2019, ada dua petugas kepolisian di Jawa Timur yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam pengamanan. Mereka adalah Brigadir Prima Leion Nurman Zasono dari Polres Bondowoso dan AKBP M Anggi Naulifar Siregar dari Polresta Sidoarjo.

  1. 1. Korban pertama dari Polres Bondowoso

    Dok.IDN Times/Istimewa
    Dok.IDN Times/Istimewa

     

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan bahwa Brigadir Prima Leion Nurman Zasono merupakan anggota Polsek Cermee Polres Bondowoso. Ia meninggal 2 hari sebelum hari pemungutan suara yaitu Senin (15/4).

    "Korban setelah melaksanakan apel serpas jam 14.00 yang bersangkutan bermaksud menuju ke tempat pemungutan suara (TPS) plotting pamnya," ujar Barung, Jumat (19/4).

  2. 2. Meninggal saat perjalanan ke TPS

    Ilustrasi/Sukma Shakti/IDN Times
    Ilustrasi/Sukma Shakti/IDN Times

    Namun nahas, saat dalam perjalanan menuju TPS yang menjadi wilayah penjagaannya, Leion malah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah mobil. Ia pun meninggal dunia dan dimakamkan di daerah asalnya, Kabupaten Situbondo.

    "Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Lailatul Jamiliyah dan satu orang anak," imbuhnya.

  3. 3. Supri meninggal usai pingsan

    Dok.IDN Times/Istimewa
    Dok.IDN Times/Istimewa

     

    Anggota polisi lain yang gugur dalam bertugas adalah Ipda M Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Supri diketahui meninggal dunia usai tiba-tiba pingsan saat melaksanakan tugas pengamanan di wilayahnya.

    "Almarhum melaksanakan pengamanan di TPS di Desa Bareng Krajan TPS 21-25 Wilayah Kecamatan Krian," terang Barung.

  4. 4. Sempat dilarikan ke RS

    Ilustrasi. IDN Times/Sukma Shakti
    Ilustrasi. IDN Times/Sukma Shakti

     

    Sebelum meninggal dunia, Supri sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum. Namun, nyawanya tak tertolong. Ia pun dimakamkan pada hari itu juga dan dipimpin oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP M Anggi Naulifar Siregar.

    "Kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Mohon doanya semoga almarhum dapat diterima di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," pungkas Barung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More