Dosen Unesa saat berikan pengajaran inovasi pembelajaran berbasis kodular. Dok. Tim PKM Unesa.
Pelaksanaan kegiatan empat dosen yang tergabung dalam Tim PKM ini, lanjut Rinda, mendapatkan respons sangat baik. Berdasarkan data angket respons, segi kualitas paparan awal program sebesar 50 persen menyatakan baik, kesesuaian materi dengan tujuan sebesar 65 persen menyatakan sangat baik, tingkat kemudahan materi sebesar 45 persen menyatakan baik, kualitas urutan penyajian sebesar 67 persen menyatakan sangat baik.
Kemudian kecukupan latihan dalam materi sebesar 53 persen menyatakan sangat baik, kesempatan dalam mendapatkan umpan balik sebesar 50 persen menyatakan sangat baik, kesempatan meningkatkan skill sebesar 70 persen menyatakan sangat baik.
Kompeten di bidang presentasi di forum ilmiah sebesar 53 persen menyatakan baik, efisiensi dalam menjelaskan konsep materi sebesar 69 persen menyatakan sangat baik, gaya bahasa yang komunikatif sebesar 63 persen menyatakan sangat baik, menyenangkan dalam menyampaikan materi sebesar 71 persen menyatakan sangat baik.
Ketepatan waktu sebesar 50 persen menyatakan baik, memberikan cukup waktu untuk latihan sebesar 50 persen menyatakan sangat baik, memberikan umpan balik sebesar 53 persen menyatakan sangat baik, layanan panitia sebesar 82 persen menyatakan sangat baik dan fasilitas dalam pelatihan sebesar 88 persen menyatakan sangat baik.
"Berdasarkan respons peserta pelatihan yang diambil dari hasil angket, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini direspon positif oleh peserta pelatihan," pungkasnya.