Surabaya, IDN Times - Bus yang mengangkut rombongan jemaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur mengalami kecelakaan di Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, Selasa (29/4/2026). Seluruh jemaah dipastikan selamat.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As'adul Anam membenarkan adanya insiden kecelakaan tersebut. Kecelakaan terjadi saat jemaah sedang melaksanakan kegiatan ziarah ke Jabal Magnet dan percetakan Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Probolinggo.
"Jadi mereka KBIH mengadakan kegiatan ziarah, kemudian ada kendaraan yang nyelonong mendadak keluar dari sisi jalan, maka bisnya tidak bisa mengendalikan diri akhirnya tabrakan itu," ujarnya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya Rabu (29/8/2026).
Akibatnya, bagian depan bus ringsek dan kaca pecah. Beruntungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Meski begitu, ada sekitar lima jemaah yang mengalami luka ringan, dua di antaranya dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi. Ia memastikan, korban luka sudah mendapat penanganan oleh petugas medis terkait. "Ada dua yang dibawa ke rumah sakit Arab Saudi dan itu juga sudah baik. Namun mereka belum bisa kembali karena harus tetap membuat report terkait dengan apa kondisi fisiknya. Artinya ada laporan lah seperti itu," jelasnya.
Atas tragedi ini, ia mengimbau seluruh jemaah dan pihak penyelenggara kegiatan agar meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas di Tanah Suci.
“Kami mengimbau agar seluruh pihak lebih berhati-hati, khususnya dalam kegiatan di luar rangkaian ibadah utama, serta selalu memperhatikan aspek keselamatan dan mengikuti arahan petugas,” tegasnya.
