Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bundaran Waru Macet Horor Imbas Reklame Roboh di Sidoarjo

Bundaran Waru Macet Horor Imbas Reklame Roboh di Sidoarjo
Suasana kemacetan di Bundaran Waru, Sidoarjo. (Dok. SITS)
Intinya Sih
  • Tiga tiang listrik dan papan reklame roboh di Jalan Gilang, Sidoarjo, menyebabkan kemacetan panjang dari Surabaya hingga Bundaran Waru pada Jumat sore.
  • Proses evakuasi membuat jalan sempat ditutup total, sehingga pengendara seperti Aprilia terjebak macet hingga dua jam lebih di perjalanan pulang.
  • Kasat Lantas Polrestabes Surabaya memastikan reklame dan tiang sudah dievakuasi, jalan dibuka kembali, dan arus lalu lintas perlahan kembali normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Kemacetan horor terjadi di sepanjang Jalan A Yani hingga Bundaran Waru, Sidoarjo, Jumat (6/3/2026). Kemacetan sejak sore hingga malam, terjadi karena imbas dari robohnya tiga tiang listrik dan papan reklame di Jalan Gilang, Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu pengendara yang terjebak macet adalah Aprilia (23). Ia memulai perjalanan pulang dari Surabaya menuju rumahnya di Gedangan, Sidoarjo, pada pukul 20.00 WIB. Namun hingga pukul 22.00 WIB, Aprilia belum juga sampai di rumah.

"Aku masih di jalan ini. Dari jam 8 berangkat dari Surabaya, sekarang sudah jam 10 dan baru sampai perempatan Gedangan. Dua jam di jalan, pokoknya jalanan chaos," ujarnya.

Padahal, biasanya Aprilia hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menempuh perjalanan dari Surabaya ke rumahnya di Sidoarjo.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, mengatakan kemacetan sudah terjadi sejak Surabaya dan Sidoarjo diguyur hujan pada pukul 14.00 WIB. Saat itu, sebuah papan reklame roboh di Kecamatan Taman yang kemudian berdampak pada kemacetan di sepanjang Jalan A Yani Surabaya hingga Waru.

"Ada tiang listrik dan reklame roboh di Sidoarjo. Saat proses evakuasi, jalan ditutup total sehingga kemacetannya mengular sampai ke A Yani," ungkap Galih kepada IDN Times.

Galih menyebutkan, di sisi Surabaya kemacetan mulai terjadi di Jalan A Yani, tepatnya di Bundaran Taman Pelangi. Kemacetan terus mengular hingga Bundaran Waru, Sidoarjo, dan bahkan berdampak hingga ke jalur tol.

"Kalau dari A Yani sekitar dua kilometer panjang kemacetannya. Selama proses evakuasi reklame roboh, volume kendaraan memang tinggi karena akhir pekan, sehingga menjadi padat," tuturnya.

Saat ini, reklame dan tiang listrik yang roboh telah berhasil dievakuasi. Jalan yang sebelumnya ditutup juga sudah kembali dibuka. Setelah proses tersebut selesai, kemacetan diharapkan dapat segera terurai.

"Kami hanya bisa melakukan pengaturan lalu lintas, karena kepadatan terjadi selama proses evakuasi yang membutuhkan waktu sehingga kendaraan terus mengekor. Kami mengimbau masyarakat tetap tertib di jalan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More