Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Berkah Ramadan, Perajin Cincau Hitam di Magetan Kebanjiran Pesanan

Berkah Ramadan, Perajin Cincau Hitam di Magetan Kebanjiran Pesanan
Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto
Share Article

Magetan, IDN Times - Bulan Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para perajin cincau hitam di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan Jawa Timur. Produksi mereka meningkat drastis hingga 12 kali lipat dibandingkan hari biasa.

1. Permintaan juga datang dari luar kota

Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto
Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto

Nur Cholis, salah satu perajin cincau hitam, mengatakan bahwa biasanya dia hanya memproduksi 10 kilogram cincau per hari. Namun, di bulan Ramadan ini, produksinya meningkat menjadi 120 kilogram per hari. "Permintaannya meningkat dari dalam dan luar kota," kata Cholis, Sabtu (17/03/2024).

Meski harga bahan baku naik, lanjutnya, harga cincau hitam ia dijual tetap. Yaitu Rp 25 ribu untuk ukuran loyang kotak. 

"Harga tetap, ukuran bak atau ember besar kita jual Rp50 ribu dan untuk ukuran cetakan blek juga Rp50 ribu ya," terangnya

2. Perajin pilih tidak menaikkan harga meski harga bahan baku naik

Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto
Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto

Untuk bahan baku utama cincau hitam diperoleh dari Magetan dan datangkan dari luar daerah seperti Ponorogo, Pacitan, hingga Trenggalek. "Biasanya permintaan meningkat ini karena digunakan pembeli untuk campuran minuman takjil sebagai menu berbuka puasa," ungkap Cholis. Meskipun harga bahan baku seperti tepung tapioka naik, Cholis mengaku tidak menaikkan harga cincau hitamnya. 

"Meski ada bahan baku yang naik, dan pesanan banyak kami tidak menaikan harga cincau saat ini," bebernya.

Tiap musim Ramadan biasanya ia akan kantongi untung puluhan juta rupiah dari memproduksi cincau hitam tersebut.

3. Cincau kaya serat dan bikin adem di perut

Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto
Perajin cincau hitam di desa/ kecamatan Panekan Magetan krrbajiran pesanan saat bulan Ramadan. IDN Times/ Riyanto

Fadhila, salah satu pembeli, mengatakan bahwa dia suka mengonsumsi cincau hitam, terutama di bulan Ramadan karena selain segar kandungan seratnya tinggi juga dingin di perut.

"Biasanya cincau yang kita beli dari sini kita buat campuran minuman berbuka puasa. Bisa dawet, atau es campur. Cincau menyehatkan karena kaya akan serat dan dapat mendinginkan perut usai seharian berpuasa," kata Fadhila.

"Kalau minum pakai cincau selain kaya serat adem di tenggorokan juga adem di perut. Harganya juga murah Rp2 ribu per potong sudah bisa buat sekeluarga," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riyanto Tarah
EditorRiyanto Tarah

Latest News Jawa Timur

See More

Gus Ipul: Gedung SRMA Surabaya 90 Persen, Ditarget Siswa Pindah Juli

26 Jun 2026, 23:00 WIBNews