Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Baliho Puan Gak Ngefek di Mata Emak-emak Jatim

Baliho Puan Gak Ngefek di Mata Emak-emak Jatim
Baliho Ketua DPR Puan Maharani di Bogor. (IDN Times/Sunariyah)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil surveinya yang dilakukan 1-10 Februari 2022. Salah satu survei yang dihasilkan ialah figur yang berpotensi maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dalam survei ini, melibatkan 1.070 responden perempuan usia 17-59 tahun di 38 kota/ kabupaten Jawa Timur (Jatim).

"Maka dari itu kami sebut emak-emak, ada emak-emak boomers, x, y, dan z," ujar peneliti SSC, Ikhsan Rosidi, Rabu (23/2/2022).

1. Elektabilitas Puan hanya 1,3 persen padahal balihonya di mana-mana

Hasil survei SSC tentang elektabilitas Capres/Cawapres. Dok. SSC
Hasil survei SSC tentang elektabilitas Capres/Cawapres. Dok. SSC

Hasil survei SSC menyebut bahwa elektabilitas Ketua DPR RI, Puan Maharani tidak masuk 10 besar. Padahal, baliho perempuan yang juga Ketua DPP PDIP ini telah tersebar di seluruh penjuru negeri. Termasuk di perkotaan maupun di pedesaan Jawa Timur (Jatim).

Dalam survei SSC, elektabilitas Puan hanya 1,3 persen. Puan berada di urutan ke-11. Sementara elektabilitas yang tertinggi ialah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang mengantongi 16,3 persen. Kedua, Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto 15,6 persen, ketiga, Menteri Sosial, Tri Rismaharini 10,8 persen.

2. Ploting Baliho Puan dinilai salah dan tidak efektif

Peneliti SSC, Ikhsan Rosidi saat memaparkan hasil survei SSC di Hotel Narita Surabaya, Rabu (23/2/2022). IDN Times/ Ardiansyah Fajar.
Peneliti SSC, Ikhsan Rosidi saat memaparkan hasil survei SSC di Hotel Narita Surabaya, Rabu (23/2/2022). IDN Times/ Ardiansyah Fajar.

Ikhsan pun menjelaskan ada tiga faktor yang mempengaruhi rendahnya elektabilitas Puan. Dia mengatakan, ada tiga hal preferensi politik. Pertama sosiologis, berdasarkan latar belakang figur. Kedua psikologis, berdasarkan rasa kedekatan dan ketiga realistis berdasarkan pertimbangan ekonomis.

"Beberapa tokoh rendah karena pertimbangan tiga tadi belum mengena, tidak semua metode itu produktif. Bisa saja antiproduktif. Ini perluanya survei," kata dia.

"Dalam deteksi saya kenapa tokoh tersebut rendah, metode untuk mendekati audiens belum pakai pertimbangan itu. Kalau pun sudah, mungkin plotingnya salah," Ikhsan menambahkan.

3. Margin of error survei 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen

Peneliti SSC, Ikhsan Rosidi saat memaparkan hasil survei SSC di Hotel Narita Surabaya, Rabu (23/2/2022). IDN Times/ Ardiansyah Fajar.
Peneliti SSC, Ikhsan Rosidi saat memaparkan hasil survei SSC di Hotel Narita Surabaya, Rabu (23/2/2022). IDN Times/ Ardiansyah Fajar.

Sebagai informasi, sebanyak 1.070 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dari kalangan emak-emak dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Akhirnya Pendaki Terakhir yang Hilang di Semeru Berhasil Dievakuasi

05 Jun 2026, 21:39 WIBNews