Senjata tajam dengan panjang 2 meter dan 1,5 meter yang digunakan untuk tawuran. (IDN Times/Khusnul Hasana).
Selain MRS, Polisi juga mengamankan dua orang lainnya yakni MFA (18) dan AS (16). Otak dari tawuran ini adalah AS yang masih di bawah umur.
Tiga orang pelaku tergabung dalam gengster bernama Team Wokwok Kacaw. Sementara korban dari gengster Gukguk.
Team Wokwok menyerang Team Gukguk karena ingin balas dendam. Balas dendam dilakukan karena pada aksi tawuran sebelumnya, Wokwok Kacaw mengalami kekalahan dan satu orang pelaku luka-luka. Dari adanya insiden itu, Wokwok Kacaw berniat balas dendam.
"Pada tanggal 23 Oktober 2022, satu pelaku mengetahui tempat berkumpul dari kelompok lawan langsung mengajak rekan-rekannya untuk mendatangi tempat berkumpul lawan, dikarenakan kelompok lawan belum siap dan kurang jumlah masa makan kelompok tersebut berusaha melarikan diri," ungkap Arief.
Saat melarikan diri itu lah, pelaku mengejar dengan menggunakan sepeda motor. Tak lama, pelaku menyabetkan celurit mengarah ke punggung dan tangan korban.
"Mengakibatkan korban terjatuh dalam keadaan terdapat banyak luka akibat dikeroyok," tutur dia.