Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Wafat, 12 Lainnya Tertunda Pulang
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As'adul Anam. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Lima jemaah haji Debarkasi Surabaya dilaporkan wafat, sementara 12 lainnya masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi sehingga kepulangannya tertunda.
  • PPIH Debarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan petugas di Arab Saudi untuk memantau kondisi kesehatan dan menyiapkan kepulangan jemaah yang belum layak terbang.
  • Hingga kloter ke-50, sekitar 18.956 jemaah atau 43 persen dari total peserta telah tiba di Tanah Air, dengan proses pemulangan berjalan lancar dan sesuai jadwal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Di tengah kelancaran proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya, duka masih menyelimuti sebagian keluarga. Hingga kepulangan kloter ke-50, tercatat lima jemaah wafat, sementara 12 jemaah lainnya belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat, lima jemaah yang wafat selama operasional debarkasi berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim). Mereka adalah Hery Widianto dan Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, serta Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, sebanyak 12 jemaah hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sehingga kepulangannya harus ditunda dan tidak dapat bergabung bersama kelompok terbang (kloter) asalnya.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan para jemaah tersebut sekaligus menyiapkan proses kepulangan mereka setelah dinyatakan layak terbang.

"Kami juga memohon doa agar jemaah yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat," ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Selain 12 jemaah yang masih dirawat, data operasional juga mencatat terdapat 10 jemaah dengan status tunda pulang. Secara keseluruhan, PPIH mencatat 128 mutasi keluar, meliputi 23 jemaah wafat di Arab Saudi, 19 jemaah sakit di Arab Saudi, 10 jemaah tunda pulang, tiga jemaah pulang mandiri, 26 jemaah pindah kloter, 47 kursi kosong, dan 62 kursi terbuka (open seat).

Meski demikian, operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya secara umum tetap berjalan sesuai jadwal. Hingga kloter ke-50, sebanyak 18.956 jemaah dan petugas atau sekitar 43 persen dari total 44 ribu jemaah yang dijadwalkan telah tiba di Tanah Air.

Anam memastikan PPIH akan terus melakukan pemantauan harian hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal masing-masing. "Alhamdulillah, operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya hingga kloter 50 berlangsung tertib dan lancar. Seluruh petugas berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article