Surabaya, IDN Times - Sebanyak 445 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Bangkalan yang tergabung dalam kloter 1 embarkasi Surabaya terbang ke Tanah Suci, Rabu (24/5/2023). Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya jemaah terdiri atas 220 pria dan 225 perempuan.
Masih data milik PPIH Embarkasi Surabaya, dari 445 jemaah, yang berusia 75 tahun ke atas berjumlah 28 orang. Jemaah tertua berusia 96 tahun atas nama Hasanah Lasan. Termuda berusia 18 tahun atas nama Muhammad Zainul Waton.
Keberangkatan jemaah pada kloter pertama ini menggunakan pesawat jenis Boeing 747-400 yang bermuatan 450 kursi. Pesawat dijadwalkan take-off pukul 09.15 WIB. Nah, lima kursi yang tersisa akan dipakai oleh para petugas haji. Pada kloter I ada empat laki-laki dan satu perempuan.
Selain kloter pertama tersebut, Embarkasi Surabaya tahun 2023 ini akan melayani jemaah haji sejumlah 36.928 orang yang tergabung di 84 kloter. Jemaah dari Jatim 35.152 orang, Bali 698 orang, dan dari NTT 668 orang. Petugas kloter 420 orang.
Saat pemberangkatan kloter pertama, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberi perhatian kepada sejumlah jemaah yang rentan. "Tadi saya komunikasi dengan dokter karena ada yang menurut saya perlu pendampingan," ujarnya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
"Saya juga koordinasikan dengan dr. Herlin, Dirut RSU Haji, agar memungkinkan diberikan obat-obat yang masih dibutuhkan. Intinya kita menjaga agar calon jemaah haji sehat mulai berangkat, saat beribadah dan kembali dalam keadaan sehat dan mabrur," dia menambahkan.
Mantan Menteri Sosial ini juga mengingatkan untuk pemakaian masker. "Karena ada informasi dari Kementerian Kesehatan bahwa ada varian COVID-19 MERS yang harus diwaspadai. Jadi penting untuk langkah-langkah preventif," tegas Khofifah.
Tak lupa, Khofifah mendoakan agar para tamu Allah tersebut diberi kemudahan dalam setiap proses ibadah haji. Mulai saat perjalanan di pesawat, ziarah ke roudhoh, melaksanakan umrah, saat di Arafah, saat di Muzdalifah, saat di Mina, saat jamarat maupun tawaf ifadah.
Khofifah juga meminta agar para jemaah haji mendoakan daerahnya. "Mohon doa ketika panjenengan di berbagai tempat mustajabah, doakan kami masyarakat Jawa Timur dan bangsa Indonesia selalu aman, damai, dan penuh barokah," pungkas dia.
