Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1 Orang Tewas dan 3 Luka Akibat Kebakaran Ruko Laundry di Malang
Kebakaran di ruko laundry Jalan Raya Ir. Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. (Dok. Humas Polres Malang)
  • Kebakaran melanda ruko laundry di Pagelaran, Malang, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya akibat percikan api dari kompor yang menyambar uap bensin.
  • Polisi langsung mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, memadamkan api bersama petugas damkar, serta meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.
  • Pihak kepolisian masih menyelidiki kemungkinan unsur pidana dan mengimbau masyarakat lebih waspada saat menggunakan bahan mudah terbakar di dekat sumber api.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Kebakaran terjadi di salah satu ruko laundry Jalan Raya Ir. Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang pada Senin (16/3/2026). Kebakaran ini menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya luka-luka.

1. Kronologi kebakaran ruko laundry yang sebabkan 1 orang tewas dan 3 orang luka-luka

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar. (Dok. Humas Polres Malang)

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan kebakaran ini diduga dipicu oleh percikan api dari kompor pemanas air untuk setrika uap yang menyambar uap bensin. Nahasnya, saat kejadian salah satu bernama Suliadi (48) tengah memindahkan bensin dari jerigen ke botol di dalam ruko. Menyebabkan uap bensin yang mudah terbakar tersulut api dan menyebabkan kobaran api membesar hingga membakar bangunan serta kendaraan di sekitar lokasi.

"Kebakaran diduga terjadi akibat percikan api dari kompor yang menyambar uap bensin saat korban memindahkan bahan bakar, sehingga api dengan cepat membesar. Pemilik usaha atas nama Suliadi meninggal dunia di lokasi, sementara 3 korban lainnya mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat," terangnya pada Kamis (19/3/2026).

Bambang mengungkapkan kebakaran ini menyebabkan sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar diantaranya 1 unit bangunan ruko, 3 sepeda motor, serta peralatan dan pakaian laundry milik pelanggan. Total kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

2. Polisi telah turun untuk melakukan penyelidikan

Kebakaran di ruko laundry Jalan Raya Ir. Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. (Dok. Humas Polres Malang)

Bambang mengungkapkan jika petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi korban, hingga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Pihaknya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

"Petugas juga segera mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tapi keluarga korban meninggal dunia menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," jelasnya.

3. Polisi imbau masyarakat berhati-hati saat berurusan dengan barang mudah terbakar

Kebakaran di ruko laundry Jalan Raya Ir. Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. (Dok. Humas Polres Malang)

Lebih lanjut, Bambang menegaskan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan mudah terbakar, terutama di dekat sumber api.

"Kasus ini dalam penyelidikan, kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan bahan bakar di dalam ruangan dan menjauhkannya dari sumber api guna mencegah kejadian serupa," tutupnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team