Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1,2 Juta Kendaraan Melintas, Naik 22 Persen saat Lebaran di Tol Ini
Ilustrasi suasana rest area di jalur tol Pandaan–Malang yang menjadi tempat singgah pemudik. (pexels.com/Jan van der Wolf)
  • Selama periode Lebaran 1447 H, sebanyak 1.247.663 kendaraan melintas di Tol Pandaan–Malang, meningkat 22,24 persen dibandingkan kondisi normal.
  • Lonjakan arus terjadi di seluruh gerbang tol, dengan GT Malang mencatat kenaikan tertinggi hingga lebih dari 30 persen untuk kendaraan masuk dan keluar.
  • PT Jasamarga Pandaan Malang menerapkan rekayasa lalu lintas seperti distribusi antrean dan optimalisasi Mobile Reader agar arus tetap aman serta lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Arus lalu lintas selama periode Lebaran 1447 Hijriah di ruas Tol Pandaan - Malang mengalami lonjakan signifikan. PT Jasamarga Pandaan Malang mencatat total 1.247.663 kendaraan melintas keluar-masuk Malang selama periode H-10 hingga H+6 (11–28 Maret 2026), atau naik 22,24 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 1.020.676 kendaraan.

General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengatakan peningkatan volume kendaraan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari wilayah Malang dan Batu selama libur Lebaran.

“Terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang sangat signifikan menuju maupun meninggalkan Malang dan Batu. Namun kepadatan lalu lintas di gerbang tol masih dapat kami jaga tetap aman dan lancar,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, pengelolaan arus lalu lintas dilakukan melalui berbagai rekayasa, seperti distribusi antrean di gerbang tol, optimalisasi penggunaan Mobile Reader (MR), hingga penataan parkir di rest area untuk mengantisipasi lonjakan saat puncak arus.

Berdasarkan data, peningkatan volume kendaraan terjadi di seluruh gerbang tol (GT) di ruas Pandaan - Malang. Di GT Purwodadi, tercatat 65.042 kendaraan masuk atau naik 17,14 persen, dan 67.336 kendaraan keluar atau naik 17,47 persen.

Sementara di GT Lawang, kendaraan masuk mencapai 62.988 unit atau naik 18,49 persen, dan kendaraan keluar 72.823 unit atau naik 8,48 persen. Di GT Singosari, lonjakan lebih tinggi dengan 285.468 kendaraan masuk (naik 18,57 persen) dan 287.712 kendaraan keluar (naik 29,1 persen).

Adapun di GT Pakis, kendaraan masuk tercatat 69.706 unit atau naik 15,58 persen, dan kendaraan keluar 64.147 unit atau naik 15,24 persen. Sedangkan di GT Malang, kenaikan paling signifikan terjadi dengan 143.756 kendaraan masuk (naik 32,81 persen) dan 128.685 kendaraan keluar (naik 29,01 persen).

Meski terjadi peningkatan signifikan, Jasamarga memastikan rasio volume terhadap kapasitas (V/C ratio) di gerbang tol tetap berada pada ambang batas aman sehingga arus lalu lintas tetap terkendali.

Pihak Jasamarga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan, kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, hingga beristirahat di rest area jika mengalami kelelahan selama perjalanan.

Editorial Team