Comscore Tracker

Dirut Petrokimia Gresik: Petani Adalah Profesi yang Sangat Millennial

64 persen karyawan mereka merupakan millennial

Gresik, IDN Times - PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu produsen pupuk terbesar di Jawa Timur yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Holding Company. Sejak 47 tahun lalu, PT Petrokimia Gresik telah menyokong kebutuhan petani dengan pupuk bersubsidi. Lalu, bagaimana perkembangan PT Petrokimia Gresik di tengah perkembangan zaman?

IDN Times berkesempatan mengobrol dengan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi. Pria yang menjabat sebagai Dirut sejak Oktober 2018 ini menggambarkan perjuangan PT Petrokimia Gresik sebagai salah satu BUMN hingga bagaimana kemajuannya dalam hal riset dan teknologi. Berikut cuplikan perbincangan bersama Rahmad di Pabrik PT Petrokimia Gresik, Kamis (25/7).

Selama 47 tahun, raihan apa yang kini akhirnya tercapai?

Kita alhamdulillah tahun 2018 itu mencatat keuntungan tertinggi sepanjang sejarah. Oleh karenanya itu kita memiliki kemampuan yang lebih untuk bisa melakukan banyak program-program ke masyarakat.

Nah kita berharap nih, dengan keuntungan yang meningkat, kita bisa berkontribusi lebih banyak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun 2018 itu record breaking sepanjang sejarah 47 tahun. Untungnya Rp1,8 triliun. Jadi lumayan banyak dan mudah-mudahan tahun ini bisa kita maintain terus keuntungan itu.

Bagaimana cara PT Petrokimia Gresik meraih keuntungan tinggi sebagai BUMN?

Collaboration, connect and collaborate. Jadi kita tidak lagi harus terkungkung dengan penciptaan nilai hanya berdasakan aset yang kita miliki. Dan aset yang kita miliki yang tidak produktif itu sebaiknya kita monetize, kita jual atau kita pakai atau kita sewakan.

Tapi harus ada kegunaan dari semua aset itu. Nah itu menurut saya suatu tantangan at least di 2 BUMN yang saya sudah alami bahwa aset basenya BUMN itu besar sekali. Di mana aset sebesar itu bisa meng-generate income dan profitability yang juga besar. Itu yang jadi tantangan.

Kita kalau melihat industri yang sekarang, yang technology base, dia tidak lagi mendasarkan pertumbuhan dan keuntungan atas aset yang dia miliki. Asetnya itu kolaborasi. Nah, di Petro kita sudah melakukan itu.

Dengan pabrik yang banyak dan keuntungan yang tinggi, apakah PT Petrokimia Gresik dapat disebut sebagai produsen pupuk terbesar di Pupuk Indonesia Holding Company?

Pabriknya memang paling banyak, paling lengkap, produksinya juga paling lengkap. Jadi kalau di Petrokimia Gresik kita tak hanya nitrogen base, urea, amonia, seperti itu yang berasal dari sumber gas. Tapi kita juga memproduksi barang-barang lain yang sumber bahan bakunya tidak dari natural gas. Ada yang dari potassium, fosfat. Jadi kita memproduksi berbagai macam produk. Berbagai macam total kita itu 9 juta ton. Yang 5 juta ton itu adalah pupuk. Yang 4 juta ton itu produk non pupuk.

 

Baca Juga: Fakta-fakta PT Petrokimia Gresik, BUMN Pupuk Berusia 47 Tahun

Dirut Petrokimia Gresik: Petani Adalah Profesi yang Sangat Millennial(Ilustrasi pabrik PT Petrokimia Gresik) IDN Times/Uni Lubis

Kenapa PT Petrokimia Gresik juga memproduksi produk non pupuk?

Jadi gini. Di Petrokimia Gresik itu menerapkan policy zero waste. Jadi semua produk-produk samping, produk-produk turunan itu diolah lagi menjadi produk yang bermanfaat, mempunyai nilai komersial. Itu hampir di semua pabriknya begitu. Itu sebabnya pabriknya ada 31. Jadi tidak hanya memproduksi dari gas jadi amonia kemudian diubah menjadi urea, tapi masih diteruskan lagi ada produk-produk lanjutannya. Produknya jadi banyak sekali.

Selain mengolah kembali produk samping, bagaimana penerapan peraturan zero waste di PT Petrokimia Gresik?

Pabrik kita ini luasnya 500 lebih hektare. Pabrik yang sangat complicated. Tidak hanya mengolah yang liquid waste, atau gas tapi juga solid waste. Yang menjadi unik adalah kita bertetangga langsung dengan masyarakat.

Iya masyarakat itu ngumpul. Jadi kita tidak mungkin lagi bisa mengelola perusahaan sebesar ini se-complicated ini kalau tidak memperhatikan masalah pengelolaan lingkungan. Banyak hal yang kita lakukan.

Limbah itu diproses jadi produk, diproses jadi produk terus yang mempunyai nilai komersial. Jadi tidak mempunyai dampak lingkungan. Kemudian teknologi-teknologi yang baru ini sudah jauh lebih maju. Kita mempunyai alat-alat ukur yang memastikan masyarakat lingkungan sekitar ini tidak terdampak dari polusi suara, polusi udara, dan polusi yang lain-lainnya. Selama ini sih saya rasa sangat unik ya.

Dirut Petrokimia Gresik: Petani Adalah Profesi yang Sangat Millennial(Ilustrasi Raker PT Petrokimia Gresik) IDN Times/Uni Lubis

Berkaitan dengan teknologi, bagaimana kemajuan teknologi digunakan di PT Petrokimia Gresik?

Proses transformasi human capital yang tidak bisa dilupakan adalah information technology karena semua mengarah pada industri 4.0 otomatisasi dan artificial intellegence yang semuanya itu bisa dilakukan dengan cepat.

Dan di PT Petrokimia Gresik, melalui program transformasi banyak sekali program digitalisasinya. Jadi kita tidak lagi melakukan manual contohnya sekarang kita sudah paperless.

Untuk mengejar kemajuan zaman, apa yang dilakukan oleh PT Petrokimia Gresik?

Jadi Petrokimia Gresik dan juga buat saya secara pribadi dan direksi yang sekarang memandang bahwa kalau kita mau create new future. New future itu seperti yang saya sampaikan bukan hanya adding your capacity. Tapi kalau create new future itu adanya pasti dari riset.

Apa sih yang bisa keluar dari situ? PT Petrokimia Gresik dalam sejarahnya itu sangat transformatif dan informatif. Didirikan tahun 1972, di tahun 80-an ketika terjadi ekspansi besar-besaran pabrik urea di Indonesia, banyak pabrik baru tidak perlu saya sampaikan.

Tapi teman-teman membangun pabrik urea baru. Di Petrokimia Gresik membangun apa? Pabrik yang berbasis fosfat. Petro di tahun 2000 mengeluarkan compound fertilizer namanya NPK yang sekarang kapasitasnya sudah 2.750.000 ton. Jadi memang dari sejarahnya itu didirikan oleh para founding father dengan spirit pembaharuan, spirit yang inovatif. 

Kalau untuk millennial, seberapa banyak PT Petrokimia Gresik melibatkan kalangan millennial?

Karyawan kita sekitar 3100 dan yang menarik 64 persen adalah millenial dan ini akan nambah terus.

Apa yang menarik dari millennial sehingga banyak dilibatkan dalam PT Petrokimia Gresik?

Menurut saya satu hal yang saya suka dari milenial adalah mereka punya kepercayaan diri yang luar biasa dan itu buat saya membantu. Kita secara rutin sekarang semenjak saya masuk mengadakan townhall meeting. Jadi teman-teman milenial dengan enak berbicara.

Di situ buat saya penting. Kenapa? Karena dengan banyak mendengarkan mereka itu istilahnya blindspot nya blindsight nya bisa makin kecil jadi kita bisa Oh ini toh yang terjadi, Oh ini toh yang terjadi. Jadi menurut saya kalau masalah cepat bosan sepertinya gak. Yang ada adalah mereka ini cepat sekali berpikir.

Dirut Petrokimia Gresik: Petani Adalah Profesi yang Sangat MillennialIDN Times/Ashari Arief

Apakah ada program khusus untuk millennial baik di dalam PT Petrokimia maupun di luar?

Banyak. Di bidang kewirausahaan kita ada kita punya ada namanya Petropreneur ditujukan untuk anak-anak muda generasi muda supaya bisa jadi entrepreneur. Beberapa dari mereka saya ketemu dan saya bangga karena mereka juga masih mengingat apa yang mereka lakukan di Petropreneur.

Di luar dari itu juga punya program pendidikan yang spesial sekali, beasiswa ini untuk masyarakat lingkungan yang dibiayai sampai sarjana sampai lulus. Olahraga yang olahraga sepak bola yang profesional sudah tidak. Tapi Stadion masih ada.

Kita masih punya klub voli. Tapi satu yang lagi seru kita ini namanya Kebo Runner jadi teman-teman millennials itu buat kelompok untuk Run dan ada program viral 500 yang targetnya adalah setiap orang harus bergerak selama setahun sejauh 500 kilo. Jadi kalau sore kita ke Stadion itu semua orang sibuk gerak karena kalau sudah 500 kilo itu bisa dapat undian dapat hadiah.

Dirut Petrokimia Gresik: Petani Adalah Profesi yang Sangat MillennialIDN Times/Ashari Arief

Apa yang ingin disampaikan untuk para millennial?

Menjadi petani itu bukan sesuatu yang gak millennial. Bisa jadi sangat millennial. Memang ada persoalan generasinya itu petani semakin banyak tua kemudian yang muda belum mau.

Nah itu saya menjelaskan bahwa menjadi petani itu jangan dibanyangkan seperti zaman kita harus pakai, apa namanya, bisa jadi kotor dan seterusnya. Jadi petani itu banyak sekali, tidak hanya petani yang di sawah-sawah. Tapi bisa petani yang nanam kentang. Salah satu tokoh petani muda yang kita bina itu menjadi petani kentang yang sukses. Bisa menjadi petani tomat. Bisa menjadi petani yang lainnya. Bahkan bisa menjadi milyader kalau mau dari menjadi petani. Petani bunga misalnya.

Terakhir, apa harapannya untuk PT Petrokimia Gresik di usia ke-47 tahun ini?

Yang ingin saya kerjakan dan belum tercapai adalah saya ingin dalam konteks lebih besar ya Indonesia ini menjadi lebih sejahtera lebih bagus. Karena saya lihat terutama karena sekarang saya di PT Petrokimia Gresik saya lihat potensinya itu luar biasa sekali.

Agriculture di Indonesia itu seperti apa ya tambang yang belum explore dengan benar kita punya tanah yang kental banyak kita punya variasi elevasi dari dataran rendah Dataran tinggi yang bisa ditanami dengan berbagai macam varietas jadi Saya membayangkan melalui PT Petrokimia Gresik kita itu bisa mengurangi apa ya impor impor bahan pangan pangan tidak hanya beras tapi juga yang lain-lainnya mungkin yang holtikultura yang maju maju itu.

Nah saya diberkahi oleh Tuhan untuk memimpin perusahaan ini yang sangat maju temen-temennya apa pegawainya milenial keren-keren semua sangat inovatif. Nah ini yang saya dorong memahami bahwa kita ini ada dalam konteks besar, konteks Indonesia dan sepertinya teman-teman merespon dengan baik itu sebuah kepuasan batin.

https://www.youtube.com/embed/k7cqFYAXV0Y

Baca Juga: Rekor, Petrokimia Catatkan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You