Selangkah Lagi Pertahankan Gelar, Arema FC Tak Pilih-pilih Lawan
Malang, IDN Times - Arema FC selangkah lagi bakal mempertahankan gelar Piala Presiden. Hal itu setelah tim Singo Edan memastikan satu tempat di partai puncak usai menumbangkan PSIS Semarang di Stadio Kanjuruhan, Senin (11/7/2022). Kemenangan 2-1 pada leg kedua membuat Arema FC unggul 4-1 secara total atas PSIS Semarang. Kini Arema FC hanya perlu menunggu pemenang antara Borneo FC atau PSS Sleman yang akan menjadi lawan di final.
1. Kemenangan untuk Aremania
Striker Arema FC, Abel Camara saat menghadapi PSIS Semarang. IDN Times/Alfi Ramadana Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida menjelaskan bahwa kemenangan tersebut diraih dengan tidak mudah. Perlawanan keras yang diberikan PSIS Semarang membuat Arema FC sempat berada di bawah tekanan. Tetapi berkat ketenangan dan kesabaran, tim Singo Edan akhirnya mampu mengambil kendali permainan dan mencetak dua gol via Rizky Dwi dan Muhammad Rafli.
"Ini kemenangan yang pantas untuk kami. Kemenangan ini kami persembahkan untuk suporter Aremania yang setia mendukung kami," katanya Senin (11/7/2022).
2. Performa masih belum sepenuhnya maksimal
Pemain belakang PSIS Semarang, Ali Sessay dan Wahyu Prasetya berusaha menghentikan gelandang Arema FC, Gian Zola. IDN Times/Alfi Ramadana Meski lolos ke final, Eduardo menilai bahwa secara umum Arema FC terus berkembang. Tetapi performa tim Singo Edan masih belum sepenuhnya maksimal. Hal itu tak lepas padatnya jadwal yang harus dijalani. Sehingga menyebabkan waktu latihan juga berkurang.
"Tentu ini normal, karena ini persiapan sebelum kompetisi. Kami tak memiliki banyak waktu untuk latihan. Tetapi saya senang dengan proses yang dijalani saat ini," tambahnya.
3. Tak memilih lawan di final
Wahyu Prasetya berusaha menghentikan winger Arema FC, Ilham Udin Armayn. IDN Times/Alfi Ramadana Setelah memastikan ke puncak, pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa Arema FC siap menghadapi siapapun. Dua tim yang saat ini berpeluang lolos yakni PSS Sleman dan Borneo FC dinilai memiliki kualitas yang bagus. Untuk itu, tim manapun yang menjadi lawan, Eduardo mengakui sama saja.
"Kami akan kembali bekerja mempersiapkan laga final. Siapapun lawan kami sama saja," sambungnya.
4. Modal berharga untuk laga final
Dedik Setiawan berusaha melewati pemain belakang PSIS Semarang. IDN Times/Arema FC Sementara itu, striker Arema FC, Sedikit Setiawan mengakui bahwa kemenangan atas PSIS Semarang menjadi modal berharga untuk laga final. Dua kemenangan beruntung membuat mental para pemain menjadi lebih kuat. Termasuk untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain agar bisa lebih maksimal.
"Ini kemenangan berharga. Kami tidak menyangka PSIS bakal memberi perlawanan keras," pungkasnya.





















