Manajemen Harap Arema FC Diperbolehkan Pakai Stadion Soepriadi

Malang, IDN Times - Rencana Arema FC untuk menjadikan Stadion Soepriadi mendapatkan penolakan dari Wali Kota Balitar, Santoso. Hal ini dikarenakan Santoso masih trauma dengan kerusuhan pada 18 Februari 2020 saat Derby Jawa Timur antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Soepriadi.
Ungkapan dari Santoso ini membuat pusing Manajemen Arema FC yang berharap bisa bermain tidak jauh dari Malang sebelum Stadion Kanjuruhan selesai direnovasi 6 bulan lagi. Padahal Arema FC telah mengurus izin untuk bisa menggunakan Stadion Soepriadi sebagai homebase sementara.
1. Manajemen Arema FC akan berkomunikasi dengan Wali Kota Blitar

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi tidak menampik ada opini berbeda berkaitan dengan rencana Arema FC ber-homebase di Blitar. Oleh karena itu, ia berpendapat perlu dilakukan pendekatan secara dialogis untuk sama-sama menyamakan persepsi.
"Memang perlu adanya upaya dialogis untuk menyamakan persepsi yang sifatnya konstruktif, kami yakin masyarakat setempat juga memiliki semangat yang sama. Manajemen Arema FC sangat terbuka untuk mendiskusikanya setelah melakukan verifikasi internal pekan lalu dan bertemu PSSI setempat juga bertemu secara informal dengan Kapolresta Blitar serta Kasatintelkam pada Kamis pekan lalu," terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (7/6/2024).
2. Ingin jadikan Stadion Soepriadi sebagai homebase sementara

Yusrinal mengatakan jika Arema FC memiliki alasan kuat berkaitan dengan didaftarkannya Stadion Soepriadi sebagai homebase alternatif untuk kompetisi Liga 1 Musim 2024/2025. Salah satunya adalah stadion tersebut sudah mendapatkan assessment dari Mabes Polri terkait kelayakan dalam menjalankan pertandingan.
"Memang ada standar tersendiri, salah satunya karena Stadion Soepriadi sudah memiliki assessment dari Mabes Polri, karena pernah diajukan sebagai venue Liga 2 pada Januari lalu, jadi tinggal grade-nya ditingkatkan untuk Liga 1," tegasnya.
3. Arema FC akan perjuangan Stadion Soepriadi

Setelah mendapatkan assessment dari Mabes Polri terkait kelayakan dalam menjalankan pertandingan di Stadion Soepriadi, Arema FC telah berkirim surat pada PSSI Blitar dan Pemkot Blitar. Langkah ini sudah terlanjur berjalan, sehingga mereka akan memperjuangkan untuk bisa menggunakan Stadion Soepriadi.
"Secara administrasi proses sudah berjalan. Dan assessment dari Mabes Polri jadi bahan surat resmi yang disampaikan kepada PSSI Blitar dan juga Pemkot Blitar," pungkasnya.