Eks Arsenal Ini Siap Dimainkan Saat Persik Kediri Lawan Bali United

- Persik Kediri telah menganalisis kekuatan Bali United
- Pemain asing baru siap dimainkan dalam pertandingan
- Tim menganggap dua laga terakhir kurang beruntung karena faktor ketidakberuntungan
Kediri, IDN Times - Persik Kediri bidik tiga poin saat menghadapi Bali United pada laga lanjutan Super League 2025/2026 sore ini. Mereka tak ingin kehilangan poin saat bermain di hadapan suporter sendiri. Musim ini Persik Kediri memiliki catatan bagus saat bermain di Stadion Brawijaya. Mereka belum pernah mengalami kekalahan di kandang sendiri. Catatan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuad Macan Putih.
1. Telah analisa kekuatan Bali United

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina memastikan timnya telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi salah satu tim terkuat di kompetisi ini. Bali United merupakan tim dengan kualitas permainan yang sangat baik. Mereka dikenal memiliki intensitas tinggi, pressing ketat, serta penguasaan bola yang solid. Meski demikian, Persik Kediri telah melakukan analisis mendalam dan menyiapkan rencana permainan khusus. “Bali United adalah tim bagus, bermain dengan intensitas tinggi, pressing yang kuat, dan penguasaan bola yang baik. Namun kami sudah menganalisis permainan mereka dan menyiapkan game plan untuk pertandingan besok,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
2. Pemain asing baru siap dimainkan

Seluruh pemain Persik Kediri saat ini berada dalam kondisi siap, baik secara mental maupun taktik. Target utama tim adalah meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Terkait komposisi pemain, Marcos menyampaikan bahwa Jon Toral dan Luna kini sudah dalam kondisi fit dan siap dimainkan. Sebelumnya, kedua pemain tersebut belum diturunkan karena masih dalam tahap pemulihan kebugaran setelah datang dari Liga India. “Mereka berlatih dengan baik selama pekan ini. Sebelumnya mereka belum cukup fit untuk menjadi starter, tetapi sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Untuk apakah mereka akan bermain sejak awal atau tidak, akan kami putuskan besok,” tuturnya.
3. Anggap dua laga terkahir kurang beruntung

Menanggapi sorotan terhadap lini belakang Persik Kediri, Marcos menilai hasil kurang maksimal dalam dua pertandingan terakhir lebih disebabkan oleh faktor ketidakberuntungan. Ia menilai timnya layak menang saat menghadapi Arema FC, namun kehilangan fokus di menit akhir. Sementara pada laga melawan Malut United, Persik Kediri tampil baik hingga situasi berubah setelah harus bermain dengan 10 pemain. “Kami memang melakukan beberapa kesalahan di lini pertahanan dan itu harus diperbaiki. Namun setiap pekan kami terus berkembang. Ada hal yang tidak bisa kami kontrol, tapi untuk hal yang bisa dikontrol, kami harus melakukannya dengan lebih baik,” pungkasnya.


















