Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Striker, Tavares Ungkap Alasan Yuran Jadi Algojo Penalti
Aksi bek baru Persebaya, Yuran Fernandes saat lawan PSIS. Instagram @officialpersebaya.
  • Yuran Fernandes menjadi eksekutor penalti Persebaya saat menang atas Madura United di GBT, mencetak gol yang membawa tim unggul 2-1 sebelum Yan Mabella memastikan kemenangan.

  • Bernardo Tavares memilih Yuran bukan secara mendadak; hasil latihan penalti khusus menunjukkan bek asal Tanjung Verde itu paling banyak mencetak gol dibanding pemain lain.

  • Tavares meminta Persebaya tetap fokus dan konsisten setelah kemenangan, jelang laga kandang melawan Persijap serta berharap dukungan Bonek dan Bonita kembali memenuhi GBT.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
26 Oktober 2026

Yuran Fernandes menjadi eksekutor penalti Persebaya saat menghadapi Madura United di Stadion GBT. Ia mencetak gol penalti yang membawa Persebaya unggul 2-1 sebelum memastikan kemenangan lewat gol Yan Mabella.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Yuran Fernandes menjadi eksekutor penalti Persebaya Surabaya dan mencetak gol saat timnya menang atas Madura United. Gol tersebut membuat Persebaya unggul 2-1 sebelum Yan Mabella memastikan kemenangan.
  • Who?
    Yuran Fernandes, bek asal Tanjung Verde, ditunjuk pelatih Bernardo Tavares sebagai algojo penalti Persebaya. Alex Martins sebelumnya gagal mengeksekusi dua penalti saat menghadapi PSM Makassar.
  • Where?
    Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Madura United berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
  • When?
    Yuran Fernandes mengeksekusi penalti dalam laga Persebaya melawan Madura United pada Senin, 26 Oktober 2026.
  • Why?
    Yuran dipilih karena menjadi pemain dengan jumlah gol penalti terbanyak dalam latihan khusus yang dilakukan tim pelatih Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
  • How?
    Tim pelatih mengadakan latihan penalti sebelum pertandingan dan memilih Yuran berdasarkan hasil latihan. Yuran kemudian berhasil memasukkan bola dari titik penalti ke gawang Madura United.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Yuran Fernandes dari Persebaya menendang penalti saat melawan Madura United. Ia dipilih pelatih Bernardo Tavares karena paling banyak membuat gol saat latihan penalti. Bola masuk dan Persebaya unggul 2-1. Persebaya lalu menang setelah Yan Mabella membuat gol. Sekarang tim mau tetap fokus untuk melawan Persijap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keputusan Persebaya menunjuk Yuran Fernandes sebagai algojo penalti menunjukkan manfaat persiapan yang berbasis latihan. Keberhasilannya mencetak gol memperkuat kemenangan tim, sekaligus memperlihatkan bahwa Persebaya memiliki beberapa opsi pemain untuk situasi penting. Dukungan Bonek dan Bonita juga menjadi energi berharga bagi tim saat menghadapi tantangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Ada wajah baru di balik titik putih Persebaya Surabaya. Bek asal Tanjung Verde, Yuran Fernandes, mendapat tugas sebagai eksekutor penalti saat Bajul Ijo menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/10/2026).

Keputusan pelatih Bernardo Tavares itu berbuah manis setelah Yuran sukses menyarangkan bola ke gawang lawan. Gol penalti tersebut membawa Persebaya menggandakan keunggulan menjadi 2-1. Bajul Ijo kemudian memastikan kemenangan lewat gol Yan Mabella.

Penunjukan Yuran sebagai algojo penalti pun menarik perhatian. Pasalnya, pada pertandingan sebelumnya melawan PSM Makassar, Alex Martins gagal memaksimalkan dua kesempatan penalti yang didapat Persebaya.

Lantas, apa alasan Tavares memilih Yuran?

Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan, penentuan eksekutor bukan keputusan mendadak. Tim pelatih sudah menggelar latihan khusus penalti sebelum pertandingan melawan Madura United. Dari sesi latihan, Yuran menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol.

“Kami berlatih penalti. Latihan terakhir yang kami lakukan di sini, di GBT, kami berlatih dan kami memiliki banyak pemain yang bisa mengambilnya. Terakhir, yang mencetak penalti lebih banyak Yuran,” ungkapnya.

Keberhasilan Yuran mengonversi penalti menjadi gol menjadi modal positif bagi Persebaya. Namun, Tavares mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas setelah meraih kemenangan. Konsistensi dan fokus tetap menjadi pekerjaan rumah tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Persebaya dijadwalkan kembali bermain di Stadion GBT dengan menjamu Persijap. Tavares berharap dukungan Bonek dan Bonita kembali memenuhi stadion untuk memberi energi tambahan bagi tim.

“Kami berterima kasih atas hadirnya Bonek dan Bonita. Kehadiran kalian di saat-saat sulit menjadi kekuatan,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article