Zulhas: Selama Ramadan MBG Dibagi Dalam Bentuk Makanan Kering

- Zulhas memastikan makan bergizi gratis (MBG) dibagi dalam bentuk makanan kering selama bulan Ramadan.
- Di Jawa Timur, terdapat 2.110 Satuan Pelayanan Gizi, lebih dari separuhnya telah memiliki sertifikat SLHS.
- SPPG Nikmat Barokah di Surabaya mendistribusikan sekitar 3.500 porsi makanan setiap harinya selama bulan Ramadan.
Surabaya, IDN Times - Menteri Kordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nikmat Barokah di Jalan Raya Kedung Asem, Rungkut, Surabaya, Kamis (19/2/2026). Dalam kunjungannya itu, Zulhas memastikan makan bergizi gratis (MBG) dibagi dalam bentuk makanan kering.
Dalam kunjungannya itu, Zulhas meninjau proses penyiapan makanan, standar kebersihan dan sanitasi dapur, hingga kualitas gizi yang disediakan bagi para penerima manfaat. Ia memastikan, MBG tetap berjalan selama bulan Ramadan.
Selama bulan Ramadan, pola distribusi MBG akan dilakukan penyesuaian. MBG dibagi dalam bentuk makanan kering yang bisa dikondisikan saat buka atau sahur. "Yang berpuasa dikasih makanan kering. Ada telur, roti, kurma atau buah, kacang, dan susu. Untuk pondok pesantren, waktunya bisa digeser saat buka puasa,” ujar Zulhas.
Zulhas menyebut, Jawa Timur saat ini memiliki 2.110 Satuan Pelayanan Gizi, dan lebih dari separuhnya telah mengantongi sertifikat SLHS. “Di Jawa Timur sudah ada 2.110 SPG dan separuh lebih sudah memiliki SLHS," kata dia.
Sementara itu, pengelola SPPG Nikmat Barokah, Yayuk Eko Agustin, mengatakan selama bulan Ramadan SPPG ditempatnya membagikan makanan kering berupa roti, telur asin dan telur biasa, abon hingga buah. Seluruh makanan tersebut berasal dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sekitar.
“Menu keringnya ada roti, abon, telur asin, telur biasa, dan buah. Semua dari UKM,” kata Yayuk.
Selama bulan Ramadan, distribusi makanan dilakukan saat kegiatan belajar mengajar. Saat masa libur, pendistribusian difokuskan pada ibu hamil dan menyusui.
SPPG Nikmat Barokah mendistribusikan sekitar 3.500 porsi makanan setiap harinya. Ribuan porsi tersebut untuk siswa, guru, ibu hamil dan ibu menyusui.


















