Debit air Waduk Dawuhan mulai berkurang dan menyusut akibat kemarau panjang. IDN Times/Riyanto.
Meski pintu air nantinya ditutup, Waduk Dawuhan tidak akan dikuras sampai benar-benar kering. Lo
Sebagian air akan tetap disisakan untuk menjaga kondisi fisik tubuh bendungan. Pasalnya, bendungan yang terlalu kering berisiko mengalami keretakan hingga kerusakan.
“Jadi agar suhu di tubuh bendungan tetap aman, kita sisakan volumenya 300 ribu meter kubik itu untuk pemeliharaan tubuh bendungan,” jelas Agung.
Di sisi lain, menyusutnya permukaan waduk dimanfaatkan sebagian warga untuk mencari tambahan penghasilan. Mereka mulai mengais ikan di area waduk yang semakin dangkal.
Sebagian lahan sekitar waduk yang mengering juga mulai dimanfaatkan untuk menanam padi.
Namun bagi petani, menyusutnya Waduk Dawuhan tetap menjadi sinyal untuk bersiap menghadapi kondisi yang lebih sulit jika hujan belum juga turun dan pasokan air dari sungai belum kembali.