Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral Warga di Malang Bentrok saat Bubarkan Balap Liar

Viral Warga di Malang Bentrok saat Bubarkan Balap Liar
Ilustrasi balap liar. (IDN Times/Istimewa)
Share Article

Malang, IDN Times - Warganet dihebohkan dengan video yang memperlihatkan bentrokan antara warga dengan pelaku balap liar di Jalan Raya Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Minggu (3/3/2025) malam. Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @infomalangan dengan 65 ribu kali ditonton, mendapatkan 2.261 like, 164 komentar, dan 164 kali dibagikan.

1. Polisi ceritakan kronologi bentrokan warga dengan pelaku balap liar di Malang

Pelaku balap liar yang diamankan warga Malang. (Dok. Polsek Pakis)
Pelaku balap liar yang diamankan warga Malang. (Dok. Polsek Pakis)

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto menceritakan jika kejadian ini bermula pada Minggu (2/3/2025) pukul 23.30 WIB terdapat aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pemuda di Jalan Raya Wendit. Ternyata kegiatan balap liar ini sudah dilakukan sejak awal bulan ramadan atau Sabtu (1/2/2025) pukul 00.00 WIB. Diketahui jika warga sudah resah dengan kegiatan balap liar yang biasa terjadi menjelang sahur ini.

"Saat melakukan patroli, kami mendapati warga yang melaksanakan patroli sahur sedang berusaha membubarkan kegiatan balap kiaar dan berhasil mengamankan 5 orang terduga pelaku atau penonton balap liar. Terduga pelaku atau penonton balap liar tersebut sempat mendapat tindak kekerasan oleh warga," terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (3/3/2025).

Petugas Polsek Pakis yang mengetahui kejadian ini kemudian datang untuk menenangkan warga dan membubarkan kerumunan warga serta mengevakuasi terduga pelaku atau penonton balap liar. Mereka juga mengamankan 3 unit sepeda motor diantaranya Honda CBR, Honda Astrea Grand, dan Motor Honda Supra X.

2. Pelaku balap liar yang ditangkap sempat dilarikan ke Puskesmas Pakis

ilustrasi ambulans (unsplash.com/Camilo jimenez)
ilustrasi ambulans (unsplash.com/Camilo jimenez)

Karena mengalami luka-luka usai dihajar warga, para pelaku kemudian dilarikan ke Puskesmas Pakis untuk mendapatkan pengobatan. Diketahui jika kelimanya mengalami luka berupa luka lecet di kaki dan memar di bagian kepala. 

"Kami juga menghubungi pihak keluarga terduga pelaku atau penonton balap liar untuk dijemput dan dikembalikan kepada keluarga. Tapi dengan catatan mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan melaksanakan atau menonton balap liar," tegasnya.

3. Keluarga pelaku atau penonton balap liar tidak akan menuntut warga

ilustrasi berjabat tangan (pexels.com/Lukas)
ilustrasi berjabat tangan (pexels.com/Lukas)

Lebih lanjut, Suyanto mengatakan jika kasus ini tidak akan diperpanjang oleh keluarga pelaku atau penonton balap liar. Mereka mengakui jika sanak saudara mereka salah telah melakukan balap luar, dan menerima konsekuensi dari perbuatannya.

"Korban dan keluarga menyatakan menerima atas kejadian tersebut dan tidak menuntut secara hukum atau tidak membuat Laporan Polisi. Serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kegiatan balap liar," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews