Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Budi Arie Tinjau Pembagian Susu MBG Lokal di Malang

Budi Arie Tinjau Pembagian Susu MBG Lokal di Malang
Menkop RI, Budi Arie Setiadi saat meninjau MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Share Article

Malang, IDN Times - Menteri Koperasi (Menkop) Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi meninjau langsung pembagian susu di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs dan SMK Annur Bululawang, Kabupaten Malang pada Selasa (25/2/2025) siang. Yang unik, untuk pertama kali susu dari peternak lokal ini dibagi menggunakan dispenser kepada para siswa.

1. Budi Arie ingin melihat langsung penyaluran dan produksi susu lokal secara langsung di Malang

Menkop RI, Budi Arie Setiadi saat meninjau MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Menkop RI, Budi Arie Setiadi saat meninjau MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Ketua Projo ini menyampaikan kalau ia datang ke Kabupaten Malang hari ini untuk melihat secara langsung produksi susu di Kecamatan Jabung dan penyaluran pada program MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. Menurutnya di Indonesia saat ini 80 persen susu merupakan hasil impor, jadi ia ingin melihat langsung apakah benar susu ini diproduksi oleh sapi lokal di peternakan Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung.

"Karena komponen susu yang bisa dihasilkan dari peternak lokal ini bisa membantu program MBG. Kemudian susu itu tadi modelnya sudah tidak pakai kemasan yang kemahalan bikin bungkus, Jadi beli susunya bukan beli bungkusnya," terangnya.

Budi Arie menyampaikan jika membagikan susu MBG menggunakan dispenser adalah ide bagus, karena tidak menghasilkan sampah dan hemat biaya produksi. Sehingga penerapan ini bisa jadi role model untuk daerah-daerah lain yang menerapkan MBG.

"Kita mau coba bagaimana susu segar dari peternak lokal, peternakan rakyat, susunya ini bisa di dalam bentuk pasteurisasi yang pakai dispenser. Harusnya bisa dong, karena problematika susu inikan selain distribusi juga masa waktu produknya gak lama, jadi daerah-daerah-daerah sentra susu seperti di Boyolali sampai Pangalengan di Jawa Barat itu bisa dilakukan dengan menggunakan model dispenser," ujarnya.

2. KAN Jabung saat ini mensupport lebih dari 6 ribu gelas susu pada 2 dapur umum di Pondok Pesantren Annur Bululawang

Menkop RI, Budi Arie Setiadi saat meninjau MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Menkop RI, Budi Arie Setiadi saat meninjau MBG di MTs dan SMK Annur Bululawang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Presiden Direktur KAN Jabung, Eva Marliyanti menyampaikan kalau pihaknya telah mensupport 2 dapur umum MBG di Pondok Pesantren Annur Bululawang. Satu dapur umum diberikan 3.050 gelas susu ukuran 115 atau 120 mililiter sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

"Dapur umum di Annur ini kalau tidak salah mengkover di Annur ini sendiri kira-kira ada seribu gelas susu. Kemudian di 14 titik sekolah lainnya di luar Annur," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan kalau susu untuk MBG ini berbeda dari susu pada umumnya. Susunya wajib melewati proses pasteurisasi, tanpa gula dan tanpa rasa. "Jadi ini adalah susu segar tanpa pengolahan, jadi full ini susu murni," tegasnya.

3. KAN Jabung siap mengkover kecamatan lain di Kabupaten Malang

Presiden Direktur KAN Jabung, Eva Marliyanti. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Presiden Direktur KAN Jabung, Eva Marliyanti. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Eva mengatakan kalau mereka telah bekerjasama dengan Kementerian Koperasi untuk mengurangi limbah MBG. Oleh karena itu, penyetoran susu dilakukan menggunakan dispenser sehingga tidak ada limbah botol susu.

"Sehingga nanti setiap sekolah disediakan dispenser sesuai kebutuhan siswanya, kemudian setiap murid mengambil susu menggunakan gelas," tandasnya.

Ia menyampaikan kalau model dispenser ini adalah percontohan, pihaknya rencananya akan mensupport juga di wilayah lain. Untuk saat ini kapasitas KAN Jabung bisa menyediakan 55 ribu gelas sehari, satu dapur umum bisanya bisa menampung 4 ribu gelas susu.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Ekonom Sebut Harga BBM Tidak Segera Turun Meski Minyak Dunia Melandai

17 Jun 2026, 21:09 WIBNews