Magetan, IDN Times – Dugaan pembegalan yang terjadi di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menjadi viral setelah pesan berantai tersebar luas di berbagai grup WhatsApp. Kejadian yang dilaporkan terjadi pada Senin (6/1/2025) dini hari tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Viral! Pemuda di Magetan Diduga Jadi Korban Begal, Begini Kata Polisi

1. Polisi benarkan adanya kejadian itu
Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Glodok, sebuah area persawahan yang jauh dari pemukiman warga. Lima orang diduga pelaku berusaha merampas sepeda motor korban, namun korban melawan sehingga sepeda motor terjatuh ke sungai kecil di tepi jalan. Pesan tersebut juga mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat melintasi area tersebut di malam hari.
Kapolsek Karangrejo, AKP Hari Joko Prayitno, membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara insiden tersebut terjadi pada Minggu malam (5/1/2025) saat dua pemuda, Naufal Yudantara Saputra (korban) dan temannya, Rendi Tomo Saputra, berangkat dari Desa Karas menuju Alfamart Karangrejo untuk nongkrong.
2. Korban dibuntuti dan diadang 5 orang
Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam, lanjutnya, kedua pemuda tersebut memutuskan untuk pulang. Namun, saat melewati Desa Pelem sekitar pukul 01.00 WIB, mereka merasa dibuntuti oleh dua sepeda motor. Satu sepeda motor jenis Yamaha NMAX hitam ditunggangi tiga orang, sementara sepeda motor lainnya, Honda Revo, dikendarai dua orang.
“Sesampainya di dekat area persawahan, diduga pelaku yang berjumlah lima orang mencoba mengadang korban. Korban tidak mau berhenti dan berusaha balik arah, namun jarak yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan. Korban dan sepeda motornya jatuh ke sungai kecil di pinggir jalan,” jelas AKP Joko.
Setelah kejadian, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Korban dan temannya yang ketakutan baru berani naik ke jalan setelah memastikan situasi aman. Hingga saat ini, keberadaan pelaku masih dalam penyelidikan.
3. Polisi serius selidiki kasus ini
Kapolsek Karangrejo juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di malam hari, terutama di wilayah yang minim penerangan dan jauh dari permukiman.
“Saat ini, Polsek Karangrejo bersama unit opsnal Polres Magetan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan,” tambahnya.
Masyarakat diminta selalu waspada saat bepergian, khususnya di waktu malam. Keamanan di lingkungan sekitar juga diharapkan dapat ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.