Viral Mahasiswi di Malang jadi Korban Pelecehan Pengendara Motor

- Mahasiswi berinisial MR diduga mengalami pelecehan oleh pengendara motor saat berjalan di Jalan Pisangcandi Barat, Kota Malang, Selasa siang; aksi pelaku terekam CCTV warga.
- Korban melapor ke Polsek Sukun pada sore hari, lalu didampingi polisi membuat laporan resmi, menjalani pemeriksaan medis, dan visum di RSSA Malang.
- Polisi mengumpulkan bukti serta berkoordinasi dengan keamanan kampus untuk memperoleh rekaman CCTV tambahan; pelaku yang ciri-cirinya terekam masih dalam proses identifikasi dan pengejaran.
Malang, IDN Times - Media sosial dihebohkan dengan dugaan pelecehan yang dilakukan pengendara motor kepada seorang mahasiswi berinisial MR di Jalan Pisangcandi Barat, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kejadian ini menghebohkan masyarakat karena pelaku melakukan aksinya di siang bolong.
1. Polisi ungkap kronologi pelecehan terhadap mahasiswi di Malang

CCTV kejadian pelecehan mahasiswi di Malang. (Dok. Humas Polresta Malang Kota) Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhik menceritakan jika kejadian ini terjadi pada Selasa (15/09/2026) pukul 12.00 WIB di Jalan Pisangcandi Barat. Saat itu korban yang tengah berjalan kaki didatangi dan dibuntuti seorang pengendara sepeda motor matic yang menggunakan helm berwarna merah, tiba-tiba pelaku melakukan tindakan tidak senonoh dan langsung melarikan diri.
Kejadian ini menjadi viral karena terekam jelas aksi pelaku dari CCTV warga. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukun pada pukul 18.00 WIB, personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pisangcandi bersama piket Reskrim dan personel Patroli Polsek Sukun kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal.
"Kami kemudian mengantar korban ke SPKT Polresta Malang Kota dan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk membuat laporan resmi. Korban juga didampingi menjalani pemeriksaan medis dan visum di RSSA Malang," terangnya pada Kamis (17/9/2026).
2. Polisi tengah melacak pelaku lewat CCTV

Proses olah TKP kasus pelecehan di Malang. (Dok. Humas Polresta Malang Kota) Kini, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan pihak keamanan kampus untuk memperoleh rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu proses penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku dan mengungkap rangkaian kejadian.
"Kita kumpulkan semua bukti-bukti agar laporan dapat segera ditindaklanjuti untuk proses penyelidikan. Sementara korban saat ini sudah mendapatkan pendampingan," ujarnya.
3. Pelaku saat ini masih bekum bisa ditangkap

Polisi saat mendampingi korban pelecehan di Malang. (Dok. Humas Polresta Malang Kota) Lebih lanjut, Lukman menyampaikan jika saat ini pelaku masih bekum bisa ditangkap karena dalam proses identifikasi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat terutama perempuan untuk lebih waspada.
"Polresta Malang Kota dan Polsek Sukun masih melakukan penelurusan tersangka, mengingat ciri-ciri pelaku sudah termonitor CCTV di TKP. Saat ini masih dalam pengejaran," pungkasnya.


















