Malang, IDN Times - Media sosial dihebohkan dengan kabar Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita yang disebut akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi dari berbagai homeless media ini menjadi viral karena menerima banyak respons dari masyarakat Kota Malang maupun luar Kota Malang.
Viral Ketua DPRD Malang Disebut Stop MBG, Amithya Justru Menghilang

1. Amithya justru menghilang saat akan dikonfirmasi oleh awak media
Jurnalis IDN Times mencoba menghubungi Amithya lewat pesan WhatsApp (WA) untuk mengkonfirmasi berita tersebut. Tapi politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangkan (PDIP) tidak memberikan respons sama sekali. Amithya juga disebut tidak bisa dihubungi sama sekali oleh awak media lain.
Kemudian ia juga tidak tampak pada rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Malang pada Senin (7/9/2026). Padahal rapat tersebut memiliki agenda penting yaitu 'Penyampaian Jawaban Wali Kota Malang Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.' Justru Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebenarnya hadir dalam rapat paripurna tersebut.
2. Wahyu Hidayat bantah isu DPRD Kota Malang akan menghentikan MBG
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan jika berita bahwa DPRD Kota Malang akan menghentikan MBG adalah informasi tidak benar. Menurutnya berita ini dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab, sehingga meminta masyarakat tidak mempercayai informasi tersebut.
"Tidak benar (MBG akan dihentikan), ini kan berita lama dan sudah ada klarifikasi. Sekarang kan sudah berjalan aman, dan Malang ini menjadi salah satu contoh MBG yang baik. Kita tidak pernah ada sesuatu yang membuat anak-anak penerima MBG menjadi berkeluh kesah, tidak ada. Selama ini berjalan lancar, tidak ada apa-apa," terangnya.
3. Wali Kota Malang sebut MBG punya peran penting untuk pendidikan
Wahyu juga menegaskan kalau MBG memiliki peran penting dalam pendidikan di Kota Malang. Oleh karena itu, evaluasi terus dilakukan agar program ini terus disempurnakan kedepannya.
"Ya terus (evaluasi). Karena ada satgas-nya yang kita lakukan langkah-langkah evaluasi, SOP, dan lain-lain tetap kita pantau terus. Satgas ini kan terus keliling diketuai Pak Sekda," pungkasnya.
Curated For You
- BGN Minta Maaf atas Insiden Keracunan MBG di Sidoarjo04 Sep 2026, 14:42 WIB