Penumpang Daop 8 Surabaya Naik 88 Persen Imbas Pembatalan Penerbangan

Surabaya, IDN Times - Penumpang Kereta Api (KA) dari di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya menuju Jakarta meningkat hingga 88 persen, Senin (7/9/2026). Peningkatan tersebut akibat pembatalan sejumlah penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan , peningkatan sudah terjadi sejak Minggu (6/9/2026). Jumlah penumpang menuju Jakarta di hari tersebut mencapai 4.669
"Pada saat pertama kali Bandara ditutup kenaikannya juga cukup tinggi sekitar 44 persen untuk penumpang yang menuju ke arah Jakarta," ungkap Mahendro ditemui di Stasiun Surabaya Gubeng.
Kemudian pada hari ini, jumlah penumpang yang menuju ke Jakarta mencapai 6.707. Sementara di periode yang sama pada Senin (31/8/2026) lalu jumlah penumpang adalah 3.562.
"Jadi untuk jumlah penumpang sendiri di Daop 8 Surabaya itu jika kita bandingkan dengan minggu lalu di hari Senin yang sama itu untuk tujuan Jakarta sendiri ada peningkatan yang signifikan sekitar 88 persen," ungkap dia.
Salain peningkatan jumlah penumpang ke Jakarta, secara keseluruhan penumpang KAI mengalami peningkatan mencapai 11 persen. Tak cuma ke Jakarta, peningkatan juga terjadi pada tujuan lainnya.
"Untuk peningkatan KA jika kita bandingkan dengan Minggu sebelumnya pada hari Minggu kemarin ya itu ada kenaikan 8 persen. Sedangkan pada hari ini meningkat lagi jadi secara keseluruhan total ada peningkatan sebesar 11 persen. Jika dibandingkan dengan hari Senin pada tanggal 31 Agustus 2020," terang dia.
Menunjang kebutuhan transportasi imbas pembatalan sejumlah penerbangan, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menambah perjalanan KA. Perjalanan tambahan tersebut yakni KA Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) – Gambir (GMR), yang dijadwalkan berangkat hari ini, Senin (7/9/2026) dari Stasiun Surabaya Pasarturi pada pukul 14.10 WIB menuju Stasiun Gambir, Jakarta. KA Tambahan Surabaya Pasarturi–Gambir tersebut terdiri dari 3 kereta kelas eksekutif dan 6 kereta kelas ekonomi new generation, dengan total kapasitas sebanyak 582 tempat duduk.
"Untuk kereta tambahan sendiri yang keberangkatan dari Pasar Turi menuju Gambir dari 582 tempat duduk yang kami sediakan sudah terjual sekitar 486 tempat duduk. Jadi masih ada 100 kurang lebih 100 tempat duduk yang masih tersedia dan tapi tapi sayangnya hanya untuk kereta kelas ekonomi ya teman-teman," pungkas dia.


















