Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Markas Yonif TP 529 Magetan Mulai Dipenuhi Prajurit TNI

Kab. Magetan
Markas Yonif TP 529 Magetan Mulai Dipenuhi Prajurit TNI
Sebanyak 471 personel TNI tiba di Batalyon TP di Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan. IDN Times/Riyanto.
  • Sebanyak 341 prajurit Yonif TP 529/Satria Bumi Aksara bergeser dari markas sementara di Surabaya ke markas baru di Desa Mategal, Parang, Magetan, pada 7 September 2026.
  • Kekuatan awal Yonif TP 529/SBA tercatat 471 personel, dengan sekitar 48 persen tersedia saat ini. Jumlahnya akan ditambah bertahap hingga mencapai 1.190 prajurit.
  • Selain kompi tempur, Yonif TP 529/SBA memiliki unsur konstruksi, kesehatan, pertanian, dan peternakan untuk mendukung kolaborasi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Magetan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Magetan, IDN Times – Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 529/Satria Bumi Aksara (SBA) di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mulai dipenuhi prajurit TNI. Ratusan personel bergeser dari markas sementara eks Yonif 516 Surabaya menuju Magetan pada Senin (7/9/2026).

Komandan Yonif TP 529/SBA Mayor Inf Airlangga Bramudya Wijaya mengatakan, sebagian besar personel yang menjadi kekuatan awal satuan tersebut telah bergerak menuju Magetan.

"Alhamdulillah hari ini seluruh pasukan kami telah melaksanakan pergeseran dari Surabaya menuju Magetan. Kebetulan kami mendapatkan Magetan, satuan kami berlokasi di Parang," ujar Airlangga.

  1. 1. Sebanyak 341 prajurit bergeser ke Magetan

    Riyanto
    Sebanyak 471 personel TNI tiba di Batalyon TP di Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan. IDN Times/Riyanto.

    Airlangga menjelaskan, total kekuatan awal yang tercatat dalam Yonif TP 529/SBA mencapai 471 personel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 341 prajurit mengikuti pergeseran pasukan dari Surabaya menuju Magetan.

    Sementara itu, sebagian personel lainnya masih menjalankan tugas maupun berada dalam kondisi tertentu. Ada pula personel yang telah lebih dahulu berada di Magetan, termasuk tim aju dan prajurit yang mengikuti proses asimilasi.

    Kedatangan ratusan personel ini membuat markas Yonif TP 529/SBA di Desa Mategal mulai aktif ditempati prajurit.

  2. 2. Kekuatan Yonif TP 529 nantinya mencapai 1.190 prajurit

    Riyanto
    Sebanyak 471 personel TNI tiba di Batalyon TP di Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan. IDN Times/Riyanto.

    Penempatan personel di Magetan belum sepenuhnya rampung. Yonif TP 529/SBA nantinya bakal memiliki kekuatan hingga 1.190 prajurit sesuai dengan organisasi satuan.

    Saat ini, kekuatan yang tersedia baru sekitar 48 persen. Penambahan personel akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan organisasi.

    "Untuk total prajurit keseluruhan nanti akan ada 1.190 sesuai dengan organisasi yang nantinya dibagi-bagi dalam beberapa bagian kompi," jelas Airlangga.

    Dengan penambahan personel secara bertahap, kekuatan Yonif TP 529/SBA diharapkan semakin lengkap untuk menjalankan tugas yang diberikan.

  3. 3. Punya kompi pertanian hingga kesehatan

    Riyanto
    Sebanyak 471 personel TNI tiba di Batalyon TP di Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan. IDN Times/Riyanto.

    Yonif TP 529/SBA tidak hanya diproyeksikan memiliki kemampuan tempur. Sesuai konsep Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, satuan ini juga memiliki sejumlah kemampuan yang dapat mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

    Di dalamnya terdapat kompi konstruksi dari unsur zeni, kompi kesehatan, kompi pertanian, hingga kompi peternakan, selain kompi tempur.

    Airlangga mengatakan, kemampuan tersebut nantinya dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun instansi terkait.

    "Kami dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait untuk memajukan kesejahteraan Kabupaten Magetan," katanya.

    Ia berharap keberadaan Yonif TP 529/SBA tidak hanya memperkuat aspek pertahanan di wilayah Magetan, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More