Tuban, IDN Times - BPBD Jawa Timur (Jatim) menerima laporan bahwa telah terjadi sebanyak 32 kali gempa susulan hingga pukul 17.00 WIB, Jumat (22/3/2024). Gempa susulan tersebut merupakan lanjutan dari gempa magnitudo 6,0 yang terjadi 132 km Timur Laut Tuban pada pukul 11:22:45 WIB.
"Hingga saat ini telah terjadi gempa susulan sebanyak 32 kali," ujar Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto.
Rentetan gempa yang terjadi itu, kata Gatot, dipastikan tidak berpotensi tsunami. Namun dirasakan hampir di seluruh Jatim. Mulai di Pulau Bawean, Gresik, Surabaya, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Blitar, Madiun, Bojonegoro, Malang, Malang, Tulungagung.
Lebih lanjut, di Trenggalek, Nganjuk, Pasuruan, Lamongan, Jombang, Mojokerto, Pacitan, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Ngawi, Probolinggo, Kota Batu dan Kediri.
"Terkonfirmasi ada dua korban luka ringan. Yakni Hasi'ah (P/71) asal Desa Tambak, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik mengalami robek di bagian kepala tertimpa genting roboh," ungkap Gatot.
"Ada juga Mohayaroh (P/28) beralamat di Tanah Merah 2-B/7-B, Rt/Rw : 003/004, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya yang luka di bagian kaki tertimpa material," tambah dia.
Tak hanya itu, total dampak kerusakan ada tujuh rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, satu rumah, dua sekolah dua rumah sakit, satu ponpes dan satu kantor desa rusak. Tersebar di Tuban, Bawean Gresik dan Surabaya.
"Pusdalops BPBD Jatim melanjutkan koordinasi dengan Agen Bencana serta Pusdalops PB BPBD kabupaten/kota terkait. Juga koordinasi dengan Pusat Krisis Kesehaatan Regional Jawa Timur. Serta melanjutkan assessment pada wilayah masing-masing," pungkas Gatot.
