Tuban, IDN Times - Sebuah truk pengaduk semen alias molen yang dikemudikan Nanang (32), Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban jatuh ke dalam sungai, Jumat (21/10/2022), pukul 20.00 WIB. Truk tronton bernomor polisi B 9299 TIN tersebut terjun bebas ke sungai saat melintas di jembatan dam seng, Desa Wanglunwetan, Kecamatan Senori, Tuban.
Truk Tronton Jatuh ke Sungai, Satu Tewas Dua Orang Hilang

1. Dua korban yang hilang masih belum ditemukan
Satu korban yang merupakan penumpang truk molen atas nama Takim (28) warga Dusun Kedungboyo, Kecamatan Bangilan ditemukan meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya Fatih (20), asal Desa Kepoh Agung, Kecamatan Plumpang dan sopir truk Nanang hilang. Kedua korban yang diduga hilang tenggelam kini pun masih dilakukan pencarian oleh petugas.
"Satu berhasil kita temukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua orang masih hilang," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono saat dihubungi IDN Times, Sabtu (22/10/2022).
2. Kecelakaan maut terjadi diduga sopir truk kurang konsentrasi
Eko menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut bermula saat truk tronton yang dikemudikan Nanang berjalan dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, truk berpapasan dengan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.
Kemudian, truk berusaha menghindar ke kiri dan terperosok hingga masuk ke sungai. Sementara dugaan sementara truk tersebut mengalami kecelakaan karena sopir tidak penuh konsentrasi. "Saat berpapasan truk kemudian terperosok ke kiri lalu terjun ke sungai. Dua orang yang masih hilang kini masih dilakukan pencarian," jelas Eko.
3. Truk alami pecah ban sebelum akhirnya jatuh ke sungai
Eko menerangkan, sebelum truk tronton tersebut jatuh ke dalam sungai. Truk sempat mengalami pecah ban setelah menabrak pembatas jembatan. Selain itu pada saat truk terjatuh juga sempat mengenai pipa PDAM. Setelah itu truk jatuh ke dalam sungai dengan posisi bagian belakang truk tercebur terlebih dahulu.
"Kuta juga berharap kedua korban ini segera ditemukan, untuk korban yang berhasil ditemukan sudah kita evakuasi. Selain itu kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi," pungkasnya.