Sopir Ngantuk, Mobil Boks Pengangkut Kecap Kecelakaan di Tol Madiun

Madiun,IDN Times – Sebuah mobil boks pengangkut kecap kemasan mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan tol ruas Kertosono – Ngawi yang masuk wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (2/5) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sopir dan dua kernetnya hanya mengalami luka ringan.
Meski demikian, Purnowo (25), warga Pare, Kediri, sopir mobil berpelat nomor L 9327 AR ini dilarikan ke RSUD Caruban dengan diangkut mobil ambulans. “Lengan kirinya terluka,” kata Kholip, salah seorang kernet mobil yang berangkat dari Surabaya menuju Solo, Jawa Tengah itu.
1.Sejumlah bagian mobil rusak

Luka yang dialami Purnomo akibat terjepit kemudi dan dashbor. Ini setelah mobil yang disopiri menabrak pagar pengaman jalan (guadril) dan terseret hingga 30 meter. Kendaraan pengangkut 1.550 kardus kecap itu juga terguling. Sejumlah bagian kendaraan rusak, penggerak roda patah dan bak belakang jebol.
Barang yang diangkut dari gudang di wilayah Karangmenjangan, Surabaya tumpah ke jalan. Kholip memperkirakan nilai kerugian yang dialami sekitar Rp15 juta. “Saya belum tahu bagaimana membayar ganti ruginya. Apakah ditanggung bersama (sopir dan dua kernet) atau dibantu perusahaan,” ujar pemuda asal Kabupaten Sampang itu.
2.Mobil sempat oleng sebelum menabrak guadril

Sementara itu, Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) VI Sat PJR Polda Jawa Timur AKP Suprihanto mengatakan kecelakaan tunggal di KM 615 itu terjadi sekitar pukul 05.30. Saat itu, mobil boks pengangkut kecap melaju dari arah Surabaya menuju Madiun. Tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil oleng dan menabrak guadril.
“Berdasarkan hasil olah TKP, sopir dalam keadaan mengantuk,” kata dia ditemu di lokasi kecelakaan tunggal itu. Sementara, dua kernetnya juga dalam posisi tertidur.
3.Warga membantu mengevakuasi kecap

Setelah kecelakaan terjadi, petugas yang sedang berpatroli di jalan tol langsung menuju ke lokasi kejadian. Seorang korban, yakni sopir dibawa ke rumah sakit. Sedangkan dua kernetnya tetap tinggal di lokasi untuk mengamankan kecap yang hendak dikirim ke Solo.
Untuk mengevakuasi kecap, sejumlah warga membantunya. Kecap dalam kemasan yang tidak rusak ditepikan dan ditata di tepi jalan tol. Komoditas itu nantinya diangkut armada tambahan dari perusahaan distributor yang akan datang ke lokasi kejadian.


















