IDN Times/Fitang Budhi Adhitia
Dalam klarifikasinya Yudian menjelaskan bahwa saat ini Pancasila kerap dihadapkan dengan agama oleh orang-orang tertentu yang memiliki pemahaman sempit dan ekstrem terhadap agama itu sendiri.
“Dalam konteks inilah, agama dapat menjadi musuh terbesar karena mayoritas. Bahkan setiap orang beragama. Padahal Pancasila dan agama tidak saling bertentangan, tetapi saling mendukung,” kata Yudian dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Rabu (12/2).
Yudian juga menganggap bahwa Pancasila itu sebenarnya agamis, karena kelima sila yang ada pada Pancasila tersebut dapat dengan mudah ditemukan dalam Kitab Suci keenam agama yang saat ini diakui secara konstitusional di Indonesia.
Oleh karena itu, Yudian mengatakan bahwa Pancasila sebagai konsensus tertinggi bagi bangsa Indonesia harus dijaga dengan baik, dan hubungan antara Pancasila dengan agama juga harus dikelola sebaik mungkin.