Seorang Perempuan di Ponorogo Ditemukan Tewas Penuh Luka

- Seorang perempuan ditemukan tewas penuh luka di rumahnya di Ponorogo, Jawa Timur.
- Korban bernama Nuraini (55) dengan luka serius di kepala dan leher, serta pintu rumah terkunci dari luar.
- Polisi menduga adanya tindak kekerasan dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.
Ponorogo, IDN Times – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan seorang perempuan tewas penuh luka di dalam rumahnya, Senin pagi (26/1/2026). Perempuan ini diduga kuat menjadi korban pembunuhan.
Korban diketahui bernama Nuraini (55). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka serius di bagian kepala dan leher. Saat ditemukan, pintu rumah korban diketahui terkunci dari luar, sehingga menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangga yang tidak melihat aktivitas korban sejak Minggu siang. Salah satu saksi, Prayetno, mengaku mulai merasa ada kejanggalan karena korban biasanya terlihat keluar rumah setiap hari.
“Sejak kemarin siang korban tidak kelihatan keluar rumah. Karena curiga, saya mengintip ke dalam rumah dan melihat korban sudah terkapar. Pintu rumahnya terkunci dari luar,” ujar Prayetno.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian. Petugas dari Polres Ponorogo langsung mendatangi lokasi kejadian, mengevakuasi jenazah korban, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan adanya luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.
“Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka di bagian kepala dan leher korban. Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi,” kata AKP Imam Mujali.
Polisi juga menyoroti keberadaan salah satu anak korban yang diketahui tinggal bersama korban setelah pulang merantau sekitar tiga bulan terakhir. Hingga kini, yang bersangkutan belum dapat dihubungi dan masih dalam proses pencarian oleh petugas.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan autopsi. Polisi menyatakan optimistis dapat segera mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut setelah rangkaian penyelidikan dan olah TKP di lokasi kejadian.


















