Surabaya, IDN Times - Piala Dunia 2026 memasuki babak penentuan. Timnas Spanyol lebih dulu memastikan tiket final usai menaklukkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal pertama. Sementara satu tiket final lainnya akan diperebutkan Argentina dan Inggris.
Di tengah euforia empat tim elite dunia yang bersaing, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak mengaku sulit menjagokan satu tim. Menurutnya, seluruh semifinalis merupakan negara dengan tradisi sepak bola kuat sekaligus pernah meraih gelar juara dunia.
"Berat, top semua empat-empatnya. Baru kali ini lagi, kalau tidak salah sejak 36 tahun terakhir, semifinal diisi empat negara yang semuanya pernah juara dunia. Kebetulan juga mereka ranking satu sampai empat FIFA," ujarnya, Selasa (15/7/2026).
Kendati demikuan, Emil mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Timnas Inggris karena sejak lama menjadi penggemar Liga Inggris dan klub Manchester United. Namun, di sisi lain, ia juga sulit mengabaikan Argentina yang masih diperkuat Lionel Messi. "Dari dulu saya senang Inggris karena penggemar Liga Inggris dan Manchester United. Tapi Inggris lawan Argentina itu dilematis karena ada Messi juga," katanya.
Menurut Emil, Messi sebenarnya sudah melengkapi kariernya dengan membawa Argentina menjadi juara dunia empat tahun lalu. Karena itu, ia memilih menikmati pertandingan tanpa terlalu memikirkan siapa yang harus keluar sebagai pemenang.
"Messi kan sudah juara dunia empat tahun lalu. Sekarang saya pengin dia juara lagi atau tidak, ya bingung. Mending dinikmati saja nontonnya. Seru karena semuanya tim yang bagus," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ternyata memiliki jagoan berbeda. Emil mengungkapkan Khofifah merupakan penggemar Cristiano Ronaldo. Absennya Portugal di semifinal membuat minat sang gubernur mengikuti Piala Dunia kali ini menurun. "Ibu kemarin bilang, 'Saya Ronaldo sudah enggak ada, jadi enggak nonton lagi.' Jadi Ibu ternyata penggemar Cristiano Ronaldo," ungkap Emil sambil tersenyum.
Bahkan, menurut Emil, Khofifah sempat berkelakar harga tiket pertandingan menjadi turun setelah Portugal dan Ronaldo tersingkir dari persaingan. "'Wah, gara-gara Cristiano Ronaldo enggak ada, harga tiketnya pada turun semua,' kata Ibu," tuturnya.
Emil menambahkan, reaksi serupa juga datang dari anaknya yang kecewa setelah Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol. "Anak saya juga ngambek karena Cristiano Ronaldo kalah sama Spanyol," pungkasnya.
