Semeru Masih Erupsi, Meletus 13 Kali Hingga Siang Ini

1. Empat kali erupsi periode dini hari

Menurut laporan yang disampakan petugas pengamatan gunung api Semeru, Ghufron Alwi, terjadi beberapa letusan disertai gempa pada periode pengamatan pukul 00:00 - 06:00 WIB. Tercatat ada 4 kali gempa letusan dengan amplitudo maksimal 22mm dengan durasi maksimal 128 detik.
"3 kali gempa embusan dan 4 kali gempa tektonik jauh dengan amplitdo 5-26mm dan lama gempa 106 detik," jelasnya.
2. Sembilan kali erupsi periode siang

Sementara menurut laporan yang disampaikan Liswanto, Semeru kembali erupsi pada pengamatan periode 06:00 - 12:00 WIB. Tercatat ada total 12 kali aktivitas kegempaan. Dengan rincian 9 kali gempa letusan beramplitudo 22mm dengan durasi maksimal 130 detik. Kemudian 2 kali hempa hembusan dan 1 kali harmonik dengan amplitudo 8mm dengan durasi 65 detik.
"Gunung api tertutup kabut, cuaca berawan hingga mendung dan angin berhembus ke arah selatan," jelasnya.
3. Besuk Kobokan zona bahaya

Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak Semeru.Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
"Waspada potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran gunung api Semeru," imbaunya.




















